Demi Akses Jalan Stadion Sudiang, Danny Pomanto Akan Pangkas Anggaran Kabel Bawah Tanah

Keterangan Foto: Demi Akses Jalan Stadion Sudiang, Danny Pomanto Akan Pangkas Anggaran Kabel Bawah Tanah

Smartcitymakassar.com – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyebut anggaran proyek ducting sharing atau pemindahan kabel ke bawah tanah sebesar Rp 400 miliar dipangkas 50 persen.

Anggaran yang dipangkas itu dialihkan untuk membuat akses jalan stadion di kawasan GOR Sudiang Makassar.

“(Anggaran proyek ducting sharing) Nanti dibagi dua (dengan pembangunan akses jalan untuk Stadion Sudiang),” ujar Danny, Jumat (15/3/2024).

Danny mengatakan anggaran ducting sharing itu awalnya diproyeksikan untuk membangun proyek sepanjang 10 kilometer untuk satu ruas jalan.

Namun, karena perencanaan yang cukup telat, proyek itu dibangun setengah untuk terlebih dahulu.

“Sementara hanya 10 km itu sudah Rp 400 miliar. Jadi kira-kira sekitar 5 km. Jadi satu ruas saja dulu. Tapi karena kemungkinan tidak sampai waktunya, karena kita baru menyusun perencanaan. Maka kita potong dulu setengah anggarannya. Untuk ke Sudiang,” ungkapnya.

BACA JUGA  Hakim Tolak Gugatan Rp700 Miliar Eks Stafsus Gubernur Sulsel Terhadap Media dan Jurnalis

Dia menyebut pembangunan proyek itu bisa saja dilanjutkan dengan cara investasi. Paling tidak, kata Danny, saat ini Pemkot Makassar telah mengupayakan agar proyek itu jadi percontohan untuk selanjutnya.

“Selanjutnya nanti kita investasikan. Kita undang investasi, atau lanjutkan. Karena kita kan contohkan dulu,” tuturnya.

“Kan banyak swasta mau investasi. Cuma takutnya kan nanti mahal. Nanti orang sewa mahal, FO-nya mahal, dan kemudian internet mahal. Jadi nda mau juga,” lanjut Danny.

BACA JUGA  Sentuh Hati Masyarakat di Car Free Day Boulevard, Damkarmat Makassar Siapkan Wahana Flying Fox Gratis

Danny menjelaskan kini lokasi proyek kabel bawah tanah tersebut tengah dikaji oleh pihaknya. Namun, kata dia, proyek itu diperkirakan akan dibangun di kawasan Pantai Losari.

“Ini lagi disurvei. Kemungkinan di daerah sekitar pantai. Karena itu penggunaannya paling tinggi,” sebutnya.

Dia menambahkan, Pemkot Makassar akan berangkat ke Singapura dalam waktu dekat ini. Tujuannya untuk melakukan studi lapangan terkait pembangunan proyek itu lebih lanjut.

“Belum. Nanti tanggal 25, Nah, Setelah 3 hari kita di sana FGD bulan lalu. Sekarang kita meninjau lapangan selama 3 hari,” pungkasnya**(Nurfitri)

Share

Berita lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Comment