Disebut Tak Pernah Jadi Kader NasDem, Tudingan Ahmad Ali Dibantah Danny Pomanto dan Ketua Gerindra Sulsel

Saat pemasangan jaket NasDem oleh Surya Paloh (dok)

MAKASSAR, – Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali menyatakan bahwa Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto bukan merupakan kader partainya. Ia mengatakan bahwa Danny merupakan kader dari Partai Gerindra. Dia mengaku mendapat kiriman foto tersebut.

“Danny Pomanto siapa yak? Oh (kader NasDem), memang dia pernah di NasDem?” kata Ali.

“Hengkang (dari NasDem -red), emangnya pernah jadi anggota? Itu ada fotonya ketika dia menerima kartu anggota Gerindra,”
kata Ali.

Bantahan Danny Pomanto

Wali Kota Makassar yang akrab disapa Danny Pomanto akhirnya angkat bicara saat dikonfirmasi wartawan (4/7/2023) soal pernyataan Ahmad Ali dan tak diakui pernah menjadi kader Partai NasDem.

“Saya tidak usah berkomentar soal itulah, biarkan semua tenang dulu. Kalau soal tidak diakui pernah sebagai kader, ya biarlah,” kata Danny Pomanto.

BACA JUGA  Danny Pomanto Ramaikan Jalan Santai Sehat Bahagia Gereja Katolik Paroki ST Paulus Tello

“Ada kok buktinya KTA saya dan sudah saya kembalikan,” sambung Danny.

Terkait tudingan Ahmad Ali dimana sejak 2020 dirinya menjadi kader Partai Gerindra, Danny Pomanto juga membantahnya. Dia mengaku, KTA tersebut milik orang lain.

“Coba di-zoom itu foto, itu KTA siapa punya. Itu KTA orang lain yang dia perlihatkan kepada saya,” bantah Danny.

Bantahan Ketua Gerindra Sulsel

pernyataan Ahmad Ali itu dbantah oleh Ketua DPD Gerindra Sulsel, Andi Iwan Darmawan Aras. Bahkan politisi asal Kabupaten Wajo itu menegasakn bahwa Danny tidak masuk dalam struktur DPC maupun DPD Gerindra. Apalagi data base kader.

BACA JUGA  Danny Pomanto Ikut Berkurban dan Gelar Open House bagi Warga Makassar

“Nama beliau (Danny) tidak ada dalam struktur kepengurusan DPD maupun DPC Gerindra. Didatabase anggota gerindra juga tidak ada,” tegas AIA, Rabu (5/7/2023).

Kendati demikian AIA mengakui bahwa Danny pernah menerima KTA partai Gerindra. Hanya saja sebagai simbolik untuk mendapat dudukungan atau dapat di usung pada kontestasi 2020 lalu.

Hanya saja setelah menjabat Wali Kota terpilih, kembali berstatus sebagai kader NasDem. Karena sebelumnya sudah dikukuhkan dan dipakaikan jaket oleh elit NasDem.

“Dulu tahun 2020 pak Danny memang pernah menerima KTA Gerindra dari kami pada saat mendapatkan dukungan dari partai Gerindra untuk kontestasi Pilwalkot. Namun akhirnya kemudian yang bersangkutan setelah menjadi Walikota kembali menjadi kader NasDem,” terang AIA. [*]

Laporan: Ridwan Jarre
Editor: Saiful

Lihat Semua

Share

Berita lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Comment

Lihat Semua