Ahmad Ali ‘Nge Gas’, Pengamat: Hargai Sedikitlah, Biar Bagaimana DP Itu Pemimpin Warga Makassar

Ahmad Ali (dok)

MAKASSAR, – Diketahui Wali Kota Makassar Danny Pomanto pada hari ini, Senin (3/7/2023) resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Partai Nasdem dalam jumpa pers.

“Saya mundur dari NasDem bukan bermaksud apa apa. Saya sangat respect tinggi saya terhadap Nasdem,” kata Danny Pomanto saat jumpa pers.

Adapun respon dari NasDem melalui wakil ketua umum Ahmad Ali, terus menjadi pemberitaan media nasional. Ahmad Ali bahkan mengeluarkan statemen yang seakan menyerang sosok Wali Kota Makassar dua periode ini. Seperti ketika Ahmad Ali mempertanyakan alasan Danny Pomanto yang mengaku mundur dari NasDem karena pencalonan Anies Baswedan di Pilpres 2024. Ali heran keputusan Danny mundur dari NasDem baru disampaikan sekarang. Padahal, Anies telah resmi diusulkan NasDem sebagai bakal capres sejak Oktober 2022 lalu. Ali justru menduga, Danny tengah mencari perlindungan hukum.

“Kenapa baru sekarang? Jangan-jangan sengaja cari perlindungan hukum,” kata Ali kepada wartawan, Senin (3/7/2023).

BACA JUGA  Hadiri Acara Kenal Pamit Kapolres Pelabuhan, PJ Sekda: Terima Kasih dan Selamat Bertugas

Ahmad Ali mengaku heran ihwal mundurnya Wali Kota Makassar  sebagai kader Nasdem. Ahmad Ali menyebut partainya tak mengakui Danny Pomanto sebagai  kader Partai NasDem

“Oh, memang dia pernah di NasDem?Hengkang? Emangnya pernah jadi anggota? Itu ada fotonya ketika dia menerima kartu anggota Gerindra. Ada itu fotonya saya kirim tadi, sudah konfirmasi ke ketua Gerindra Sulsel Juan Aras,” kata Ahmad Ali dikonfirmasi oleh wartawan, Senin, 3 Juli 2023. 

Ahmad Ali bahkan mengatakan pengunduran diri itu karena ambisi Danny maju sebagai calon gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Memang beberapa waktu lalu waktu saya ke Makassar beliau menyatakan keinginannya sebagai gubernur. Jadi pilihan terbaik bagi dia adalah mencari alasan untuk meninggalkan partai, padahal apapun alasannya ya saya harus mengatakan itu karena ambisi menjadi gubernur,” kata Ahmad Ali kepada detikSulsel, Minggu (2/7/2023) malam.

Menanggapinya, Pengamat Politik dan Kebijakan Publik dari lembaga PKPK, M. Saifullah mengatakan seharusnya kita memperlihatkan kepada masyarakat pembelajaran politik yang beretika.

BACA JUGA  Juara Satu Tingkat Provinsi, Indira Pimpin Rapat Sambut Lomba Kelurahan Terpadu Nasional

“Saya lihatnya DP sudah mundur baik baik, tapi koq Nasdem lewat Ahmad Ali Nge gas terus dimedia media. Melontarkan pernyataan pernyataan yang belum tentu kebenarannya seperti cari perlindungan hukum lah, apalah. Harusnya pertontonkan lah kepada masyarakat politik yang beretika, bukan statmen stetmen yang bisa berdampak menjadi hasutan. Kita kan maunya semua pemilu damai kan. Soal DP ambisi mau maju pilgub yah itu hak dia lah koq Ali yang repot,” kata M. Saifullah, melalui pesan WatsApp, Senin (3/7/2023).

“Sangat disayangkan memang statment Ahmad Ali itu. Harusnya Sipakatau, biar bagaimana DP itu pemimpin warga Makassar, hargai sedikit lah,” sambung M. Saifullah.

“Itu belum berkuasa loh, bagaimana kalau Nasdem yang berkuasa model Ahmad Ali itu,” singkat M. Saifullah. [*]

Laporan: Ridwan Jarre

Lihat Semua

Share

Berita lainnya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Comment

Lihat Semua