Soal Kerusuhan di Morowali, Ini Penjelasan Polisi

Hukum, Regional181 Views
Kerusuhan di Morowali (tangkapan layar)

Smartcitymakassar.com – Morowali – Keributan terjadi di PT Gunbuster Nickel Industri (GNI), Kabupaten Morowali Utara, Sulteng, Sabtu (14/1/2023) malam, melibatkan pekerja lokal dan asing.

Dua kubu pekerja saling pukul hingga berbuntut pembakaran sejumlah fasilitas kantor perusahan tambang. Mes karyawan dan 9 unit kendaraan hangus terbakar.

Akibat keributan itu, 2 pekerja lokal dan 1 pekerja asing tewas.

“Mess karyawan terbakar. Petugas berhasil evakuasi karyawan wanita yang berada di dalam mes. Kemudian, ada 9 unit mobil yang hangus dibakar,” ucap Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto.

Sebanyak 69 pekerja diamankan usai kerusuhan di perusahaan tambang Nickel ini.

“Sebanyak 69 orang sudah kita amankan,” kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto kepada wartawan, Minggu (15/1/2023).

“Mereka sudah diamankan di Polres Molut, sementara dimintai keterangan,” sambung Kombes Didik.

Namun polisi belum membeberkan identitas 69 pekerja tersebut.

Berikut kronologinya:

Jumat (13/1)

-Pukul 06.00 Wita

Serikat buruh demo di dua lokasi yakni di pos 4 dan pos 5 kantor PT GNI. Mereka demo dengan membawa delapan tuntutan.

Pihak PT GNI menyetujui tujuh tuntutan dari delapan tuntutan aksi.

BACA JUGA  "Sibawaki Jumat Curhat": Kapolsek Mamajang Sambangi Pangkalan Ojek, Serap Keluhan Ojol

Sabtu (14/1)

-Pukul 19.40 Wita

Sebanyak 500 massa masuk ke pos 4 PT GNI. Mereka merusak dengan melempari pos area jalan masuk.

-Pukul 20.15 Wita

Massa berhasil masuk ke mes karyawan melakukan pembakaran.

-Pukul 20.30 Wita

Aparat TNI-Polri datang dan berhasil memukul mundur massa.

-Pukul 20.50 Wita

Bentrok terjadi di area smelter 1 PT GNI dipicu adanya mogok kerja oleh pekerja dump truk.

Dalam bentrokan tersebut, sebanyak tiga pekerja meninggal. 1 TKA dan 2 pekerja lokal.

-Pukul 21.10 Wita

Pekerja yang bentrok berhasil dilerai dan dipukul mundur.

-Pukul 22.00 Wita

Sekitar 500 massa karyawan PT GNI melakukan pembakaran mess karyawan, 5 unit mobil loader dan 4 unit kendaraan roda 12 mobile crane juga dibakar.

-Pukul 23.50 Wita

Massa sempat bergeser ke mess PLTU tapi berhasil dihalau petugas gabungan TNI-Polri

Minggu (15/1)

-Pukul 02.00 Wita

Massa pekerja PT GNI membubarkan diri. [ip]

Comment