Fakultas Hukum Unhas Lakukan Observasi Sistem Keaman Pengadilan di Maros

Makassar191 Views

Smartcitymakassar.com – Makassar. Pada tahun 2022 Fakultas Hukum Unhas bekerja sama dengan Komisi Yudisial RI untuk menyelenggarakan Program Klinik Etik dan Advokasi (KEA). Salah satu kegiatan KEA adalah melakukan observasi sistem keamanan pengadilan.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa didampingi mentor, turun langsung ke pengadilan untuk melakukan observasi sistem keamanan hakim dan pengadilan pada pengadilan negeri, pengadilan agama dan/atau pengadilan tata usaha negara, yang terdapat di kota mitra klinik etik. Observasi menggunakan metode evidence based sehingga setiap indokator pada form observasi perlu disertakan bukti dalam setiap pengisiannya.

Peserta Klinik Etik dan Advokasi Fakultas Hukum melaksanakan kegiatan observasi sistem keamanan penagdilan di wilayah hukum Kabupaten Maros yang terlaksana di dua tempat, yakni di Pengadilan Negeri Maros dan Pengadilan Agama Maros.

Sebanyak 20 orang peserta Klinik Etik dan Advokasi melakukan observasi sistem keamanan pengadilan dalam rangkaian program KEA, Senin (26/9).

Ketua Pengadilan Negeri Maros menerima secara langsung peserta KEA FHUH di PN Maros. Andi Nurmawati, S.H., M.H menyambut baik kegiatan ini dan memfasilitasi para peserta dengan memberikan akses kepada peserta KEA untuk melakukan observasi sistem keamanan pengadilan.

BACA JUGA  Pemerintah dan Perusahaan Farmasi Digugat Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut

Begitu pun di Pengadilan Agama Maros, para peserta KEA yang diterima langsung oleh Sekretaris Pengadilan Agama Maros Kaharuddin, S.Kom., S.H.

Peserta KEA FHUH melakukan observasi sistem keamanan pengadilan dengan melakukan verifikasi terdapat 6 indikator umum, antara lain: tentang tata tertib umum, tata tertib persidangan, prototype gedung pengadilan, sarana, prasarana, dan alat pendukung sistem keamanan pengadilan, anggaran system keamanan, dan sumber daya manusia pengamanan / satuan pengamanan pengadilan.

Peserta berkeliling melakukan observasi di pengadilan dengan mengisi form observasi dan melakukan verifikasi sesuai indikator. Hal ini berdampak positif bagi para peserta KEA untuk terjun langsung ke pengadilan dan melihat bagaimana sistem keamanan pengadilan berjalan di lokasi mitra**(RM)

Comment