5G adalah Kapanpun, Dimanapun, Perangkat Apapun

Teknologi136 Views
Teknologi 5G (ilustrasi)

“The next generation of wireless networks, the ‘fifth generation’ or 5G, will change the way we communicate, the way we do business, the way we do everything!”  (Majalah Research*eu, No. 40, Edisi Maret 2015).

Smartcitymakassar.com – Makassar -Peryantaan Günther Oettinger, Komisioner Digital Economy and Society dari European Commission di atas adalah proyeksi ke depan transformasi penting dari perkembangan teknologi nir-kabel atau wireless. Teknologi 5G ini tidak hanya mempengaruhi bidang telekomunikasi. Tapi melebihi, memicu terjadinya perubahan paradigma.

Uni-Eropa meluncurkan kerjasama kemitraan antara pemerintah dan swasta disebut 5G Public-Private Partnership. Sekitar €700 juta disediakan oleh European Commission untuk kerjasama ini dengan nama EU’s Horizon 2020.  Program penelitian dan inovasi ini bertujuan mempercepat pengembangan teknologi 5G. Investasi swasta sebesar €315 miliar juga disediakan EU untuk pengembangan infrastruktur dan layanan inovatif teknologi ini. Kerjasama dengan beberapa mitra kunci dari seluruh dunia telah disepakati guna membangun visi bersama atau common vision 2015 mengenai fungsi-fungsi utama dari 5G dan mengenai jadwal bersama untuk menggerakkan teknologi ini dari tingkat penelitian ke tingkat penerapan.

Uni-Eropa harus melakukan investasi pada pengembangan teknologi 5G ini, dan itu harus dilakukan sekarang. Penguatan daya saing global adalah tujuannya. Dengan penguasaan sekitar 40% dari pasar global teknologi jaringan dan menanamkan modalnya sekitar €700 juta untuk proyek Horizon 2020, mereka memiliki posisi kuat untuk memimpin dan berperan kunci di pasar teknologi 5G. Diperkirakan bidang usaha akan juga melakukan investasi di bidang teknologi infrastruktur dan jaringan.  Nilainya sekitar €234 miliar. Pada dekade berikutnya, persaingan di bidang teknologi infrastruktur dan jaringan sangat ketat.  China, Jepang, Korea dan Amerika Serikat telah menyadari peluang strategis teknologi 5G ini.  Mereka sekarang aktif melakukan penelitian dalam menentukan jaringan masa depan.  Teknologi yang akan mempercepat laju pertumbuhan negara mereka.

Pernahkah Anda Membayangkan Skenario 5G?

Apakah terpikirkan skenario sistem transportasi ‘smart’ berikut ini? Mobil milik seorang pengemudi dilengkapi koneksi internet.  Koneksi ini memungkinkan pengemudi mendapatkan informasi lalu lintas pada saat itu (real-time). Sebagian mungkin sudah pernah mendengar skeario ini, atau telah mengetahui. Berikutnya, sang pengemudi juga mendapatkan informasi mengenai kemacetan lalu lintas, traffic jam, di sepanjang jalan yang akan dilalui. Yang mengetahui skenario ini semakin berkurang.  Dan, jika pengemudi juga diberi informasi dalam bentuk gambar, pada saat itu, atau first-hand image mengenai jalan-jalan mana yang dikabarkan ditutup, maka semakin berkurang yang mengetahui skenario ini.  Ketika diberikan ilustrasi, bahwa mobil mendapatkan informasi jalan macet dan gambar jalan yang ditutup, adalah konsep yang disebut mobil ‘berbicara’ (car ‘talks’) dengan mobil lain, apakah skenario ini terpikirkan?

Kemampuan ‘berbicara’ ini tidak berhenti di jalan.  Pengemudi mobil tadi punya janji makan malam dengan kerabatnya. Janjian di rumah pengemudi. Dia menuju bandara, menjemput sang kerabat. Ada perangkat smart lain yang memuluskan berhasilnya janji itu. Perangkat smart si pengemudi akan ‘berbicara’ dengan kompor listriknya di rumah agar makanan dihangatkan. ‘Pembicaraan’ ini dapat dilakukan dimanapun posisi si pengemudi atau remotely.  Persediaan susu di mesin pendingin masih aman. Mesin pendingin secara otomatis telah ‘berbicara’ dengan sang sopir selagi mengemudi. Untuk kenyamanan berkunjung kerabatnya ketika tiba di bandara, sang pengemudi sudah menyiapkan perangkat smart-nya, bisa lewat smartphone-nya, untuk melacak posisi bagasi sang kerabat. Bagasi tersebut akan diantarkan langsung ke mobil pengemudi dimanapun terparkir di bandara nantinya.

BACA JUGA  Tok! RUU PDP Sah Jadi Undang-Undang

Skenario itu adalah gambaran salah satu kemampuan yang ditawarkan oleh teknologi nirkabel yang disebut teknologi 5G nantinya. Teknologi 5G meningkatkan kemampuan teknologis dari generasi sebelumnya. Kemampuan utama lainnya, yang dianggap akan menciptakan evolusi teknologis, bahkan sebagian berprediksi lebih kepada revolusi, adalah daya cakupan geografisnya.  Skenario di atas adalah gambaran aplikasi teknologi 5G masa depan, yang sebagian sementara dikembangkan, diujicobakan, oleh para pengembang aplikasi bekerjasama dengan beberapa pihak. Beberapa aplikasi tersebut mencakup mHealth (perkembangan lebih lanjut dari aplikasi eHealth yang 60% telah digunakan di Eropa), smart grids, smart cars, connected homes, dan asset tracking.  Menurut ahli dari berbagai latar belakang, industri dan akademik, teknologi 5G akan menyediakan suatu lingkungan komunikasi universal. Sistem ini dapat menangani misalnya tantangan yang lebih luas dari transportasi, otomotif, keselamatan, pekerjaan, kesehatan, lingkungan, energi, manufaktur, dan produksi makanan.

Teknologi ini bakal menghubungkan manusia, mesin dan segala sesuatunya dalam skala luas. Massal. Kelipatan pertumbuhan lalu-lintas mobilitas di dekade berikutnya diharapkan sebesar 1000 kali.  Ada sekitar ribuan layanan baru disediakan 5G ini, menurut laporan yang dikeluarkan Ericsson.  Pada tahun 2020 diperkirakan terdapat sekitar 6 miliar pengguna smartphone. Lebih dari 90% dari penduduk dunia yang berusia di atas 6 tahun memiliki mobile phone. Dari data statistik, potensi penerapan teknologi nirkabel 5G berupa peningkatan pekerjaan sebanyak 5 untuk tiap kehilangan pekerjaan sebanyak 2.  Pasar layanan telekomunikasi untuk mobile data akan meningkat dari 22% di tahun 2012 menjadi 33% pada tahun 2016.  Penetrasi broadband bakal menciptakan peningkatan pertambahan Produk Domestik Kotor atau GDP hingga 1.2% di negara dengan tingkat pendapatan tinggi. Dan di Jerman, investasi pada pasar broadband bakal meningkatkan GDP mereka plus pertambahan sekitar 968,000 pekerjaan baru.

Teknologi nirkabel ini bakal mengintegrasikan sistem rantai nilai atau value-chain di dunia usaha dengan skala peluang potensi pengembangan yang sangat besar. Teknologi ini seiring dengan motto dari perusahaan Orange yakni “always in touch to connect to what is essential in your life”. Demikian dikatakan Marie-Nöelle, Executive Vice President of Innovation, Marketing and Technologies perusahaan tersebut.  Warga EU akan dapat mendapatkan akses dengan kecepatan mengagumkan, super real-time, dengan koneksi andal. Keunggulan tersebut diutarakan oleh Chief Advisor dari Türk Telecom, Mustafa Ergen. [sumber: Majalah SmartCity Makassar, Teks: Riad Mustafa, Juni 2015]

 

Comment