Tim Khusus Tangkap Terduga Hacker Bjorka, Berprofesi sebagai Karyawan di Toko Es

Teknologi226 Views
Tangkapan layar Bjorka

Smartcitymakassar.com – Jakarta – Tim khusus (timsus) yang dibentuk untuk memburu peretas dengan identitas anonim Bjorka menangkap seorang pemuda Madium berinisial MAH, Rabu (14/9) malam. Pemuda ini diduga adalah sosok hacker Bjorka yang selama ini membuat pemerintah Indonesia kebakaran jenggot.

Saat penangkapan anaknya, ayah MAH mengaku demikian shock dan kaget atas penangkapan itu.

“Saya kaget sekali semalam, ini ada apa kok anak saya tiba-tiba dibawa oleh polisi,” terang Jumanto, di Desa Banjarsari kulon, Kecamatan Dagangan, Madiun, Kamis (15/9/2022).

Jumanto mengungkap anaknya ditangkap di tempat kerja, yakni di sebuah toko es waralaba lokal di Madiun, sekitar pukul 18.30 WIB. 

“Saat kerja ditangkapnya. Sempat dibawa pulang ke rumah sini sebelum dibawa ke Jakarta,” ujarnya.

Jumanto mengaku tak hanya dirinya yang kaget atas penangkapan anaknya, tetapi juga istri beserta kedua anaknya yang lain. Ia sempat menyinggung terkait musabab penangkapan anaknya, namun tak digubris oleh petugas.

“Sempat menanyakan kepada yang membawa anak saya, kenapa dia diambil, tapi tidak ada jawaban, dibawa begitu saja setelah menggeledah kamarnya,” ujarnya memelas.

Jumanto hanya berharap masalah segera terselesaikan dan anaknya bisa lekas pulang. Ia sama sekali tak percaya anaknya yang merupakan lulusan Sekolah Madrasah Aliyah itu dianggap peretas yang menggegerkan Indonesia.

“Semoga tidak terjadi apa-apa, bisa lekas pulang. Dia orang baik-baik, enggak pernah bikin masalah di sini,” tandasnya.

Polisi menyebut status MAH masih sebagai saksi. Penyidik timsus tengah melakukan pendalaman dan memeriksa secara intensif pemuda tersebut apakah benar peretas Bjorka atau bukan.

“Yang di Jawa Timur saat ini sedang didalami oleh timsus. Kita sabar menunggu timsus bekerja biar nanti disampaikan Pak Menko Polhukam (Mahfud MD) lebih komprehensif,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (15/9/2022). [rj]

Comment