Jadikan Jakarta Kota Global: Anies Baswedan: Kabel Udara Bakal Ditertibkan

Pemerintahan172 Views
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (int)

Smartcitymakassar.com – Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa Pemprov DKI berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengadaan infrastruktur digital di DKI Jakarta. Hal itu dilakukan untuk menjadikan Jakarta menjadi Kota Pintar dan mewujudkan kerapian kota agar selaras dengan kaidah tata ruang kota, kelestarian, dan estetika.

Melalui Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Pemprov kini tengah melakukan pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di 32 ruas jalan. Untuk mendukung hal tersebut, dilakukan penertiban kabel udara.

Penertiban tersebut dilakukan dengan kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan para pemilik jaringan utilitas yang kemudian berhasil dilaksanakan di area parkir Pasar Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (5/9/2022).

Menurut Anies, pemotongan kabel udara merupakan bagian dari transformasi kota Jakarta menuju kota global yang modern, salah satunya menyediakan konektivitas warga yang efisien.

“Kota ini sedang bergerak maju menjadi modern, kota yang lebih global yang bisa memfasilitasi kegiatan warga berjalan dengan efisien dan efektif. Itu artinya, mobilitas penduduk berjalan dengan efisien, semua kegiatan yang menyangkut konektivitas berjalan dengan lancar dan baik,” ujarnya saat memberi sambutan penertiban kabel udara, Senin (5/9/2022).

Kegiatan pemotongan kabel udara tersebut, ia menyebut adalah sebagai langkah untuk mendukung Jakarta sebagai kota global yang modern.

“Hari ini sebabnya kita hadir dalam sebuah kegiatan seremonial penurunan secara mandiri kabel udara sebagai bagian dari usaha kita membuat kota kita bersih, kota kita lebih efisien, dan efektif dalam mengelola mobilitas penduduknya,” imbuhnya.

BACA JUGA  Gubernur Sulsel Teken UMP 2023, Naik 6,9 Persen Jadi Rp3.385.145

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga mengungkapkan, selama ini kabel-kabel yang berada di langit-langit, selain mengurangi estetika, juga kerap meninbulkan insiden.

“Jadi, transformasi yang dilakukan saat ini dari atas ke bawah. Kedua, dari yang di bawah semrawut berbeda-beda channel, menjadi satu kesatuan. Sehingga, jadi rapi, terencana, dan perawatannya pun terintegrasi,” paparnya.

Anies menyebut, Pemprov memang telah menertibkan dan meminta operator untuk menurunkan kabel-kabel ke bawah. Tidak cukup sampai di situ, saat ini Pemprov telah memberikan fasilitas untuk melakukan hal tersebut.

“Sehingga, turun dan relokasinya pun sukarela karena sudah disiapkan ducting system atau SJUT. Jadi, para operator yang menurunkan kabel-kabel ini bukan sekadar diminta menurunkan, tapi disiapkan jalurnya ke bawah,” jelasnya.

Terakhir, Gubernur DKI yang akan segera lengser pada Oktober nanti itu juga berharap proses penurunan kabel udara ini menjadi awal yang baik dan akan dikerjakan secara tuntas.

“Dengan begitu, mobilitas tidak terganggu, baik pejalan kaki maupun pengendara kendaraan bermotor, dan bagi pelaku usaha memiliki kepastian perawatan bisa dilaksanakan dengan baik. Masa depan terkait keselamatan menjadi lebih terjamin,” tandasnya.

Untuk diketahui, penurunan kabel udara ini akan dikerjakan sepanjang 25 kilometer pertama. Hal itu mulai dilakukan di jalur-jalur utama, kemudian diikuti jalur lainnya. [aan]

Comment