by

RTQ Minta Pemkot Makassar Bentuk Tim Investigasi Dugaan Pungli di Kecamatan: Kami Ingin Pemerintahan yang Bersih

Anggota DPRD Kota Makassar, Rahmat Taqwa Quraisy (RTQ).(As)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Rachmat Taqwa Quraisy (RTQ) menyikapi dugaan Pungutan Liar (Pungli) di Kecamatan Tamalate.

Sebelumnya, sebuah komentar salah satu warga Kota Makassar di Sosial Media (Sosmed) mengaku menyetor uang sebesar 5 juta rupiah untuk bisa menjadi supir pengangkut sampah di Kecamatan Tamalate.

‘FooterBanner’


“Saya rasa, Pemkot harus segara mungkin membentuk tim investigasi soal kejadian seperti ini. Bukan hanya di Kecamatan tersebut, Kecamatan lain juga harus diperiksa”, tegas RTQ saat ditemui di Kopi Sengka. Minggu (12/9/2021).

Tim investigasi ini, lanjut legislator fraksi PPP Makassar itu, harus dibentuk untuk memeriksa kebenaran dugaan Pungli tersebut. Pasalnya, dirinya mengakui jika Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto tidak menginginkan hal – hal seperti ini.

BACA JUGA:  Kurangi Peredaran Sampah Plastik, Gojek Makassar Distribusikan Tas Pengantaran GoFood Kepada Ratusan Mitra Driver

“Kita ingin pemerintahan yang bersih (tidak ada Pungli), dan tentunya pak Wali Kota juga tidak menginginkan hal tersebut terjadi. Jadi kita di DPRD memberikan kesempatan kepada Pemkot untuk mengambil langkah investigasi dulu”, jelasnya.

“Kalaupun diperlukan nanti, kami juga tentu akan memanggil SKPD terkait untuk mempertanyakan kejadian seperti ini (Pungli) ditingkat Kecamatan”, tutupnya.(As)

Comment