by

Ada 15 Kab/Kota di Sulsel Level 3, Ini Ketentuan Inmendagri Nomor 26

Ilustrasi PPKM

Smartcitymakassar.com – Makassar. Pemerintah resmi perpanjang PPKM 26 Juli hingga 2 Agustus. Ada 3 intruksi mendagri (inmendagri) buat kepala daerah terkait perpanjangan PPKM ini, yaitu: Inmendagri Nomor 24 Tahun 2021 untuk Jawa dan Bali.

Selanjutnya, Inmendagri Nomor 25 Tahun 2021 untuk Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua yang ditetapkan level 4. Adapun di Sulsel ditetapkan level 4 adalah Makassar dan Tana Toraja.

‘FooterBanner’


Dan yang terakhir adalah Inmendagri Nomor 26 Tahun 2021 untuk daerah yang ditetapkan PPKM Level 3, Level 2 dan Level 1. Dan penetapan level 3 di Sulsel sebanyak 15 kab/kota diantaranya: Bantaeng, Barru, Gowa, Jeneponto, Selayar, Palopo, Pare-Pare, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Pangkep, Sidrap, Soppeng, Takalar dan Toraja Utara.

*Khusus PPKM Level 3 Di Sulsel

Ada beberapa poin penting dalam pelaksanaan PPKM level 3 yang tercantum pada Inmendagri Nomor 26 tahun 2021.

Pada diktum KETIGABELAS huruf (j) disinggung soal penguatan 3T (testing, tracing, treatment) seperti gambar dibawah ini:

Soal penyediaan anggaran, laporan kepala daerah kepada Mendagri dan sanksi kepala daerah juga diatur dalam inmendagri no 26, seperti gambar dibawah ini:

Dan tak kalah pentingnya adalah pengaturan aktivitas masyarakat seperti gambar dibawah ini:

*Soal Perjalanan Dalam Negeri

BACA JUGA:  Ini yang Disampaikan Jokowi Pada Pidato di Sidang Umum PBB

Satgas Penanganan COVID-19 menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 16 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri.

Adapun pengertian perjalan orang dalam negeri adalah pergerakan orang dari satu daerah ke daerah lainnya berdasarkan batas wilayah administrasi Provinsi/Kab/Kota dengan menggunakan moda transportasi pribadi maupun umum baik melalui jalur darat, perkeretaapian, laut, sungai, danau, penyebrangan dan udara, terkecuali pada pelaku penerbangan perintis, transportasi laut ke pulau kecil dan keperluan distribusi logistik esensial.

Dalam SE ini dijelaskan termasuk Pelaku perjalanan dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum dari dan ke daerah yang ditetapkan diatas (Kab/kota level 4 dan level 3), wajib menunjukan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama) dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR.

Berikut penjelasan SE Nomor 16 Tahun 2021 seperti gambar:

Namun dikatakan dalam SE ini, khusus perjalanan rutin termasuk yang menggunakan mobil atau motor dalam satu wilayah aglomerasi perkotaan dikecualikan dari persyaratan vaksin. Tapi harus STRP ata surat keterangan perjalanan lainnya. DAN ini tentunya berlaku buat para pekerja dibidang esensi misalnya dalam kawasan aglomerasi Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar atau disebut Mamminasata. (Ip)

Comment