by

PPKM Kota Makassar, COVID-19 Masih Meningkat, Apa Ada yang Salah? Ini Kata Pengamat

Dosen Ilmu Sosial dan Metedologi Universitas Megarezki (Unimerz) Makassar, Dr. H. Syamsuni Carsel. HR. M.Pd.(As)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Walaupun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dilakukan di Kota Makassar, penyebaran COVID-19 terus saja meningkat. Maka dari itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali memperpanjang PPKM di Kota Anging Mammiri ini.

Akan tetapi, pengamat sosial Universitas Megarezki (Unimerz) Makassar menilai jika penerapan PPKM di Makassar sulit berhasil dalam menekan penyebaran virus mematikan tersebut apabila Pemkot Makassar tidak bisa totalitas.

‘FooterBanner’


“Maksudnya disini, Pemkot Makassar harus sedikit tegas, jangan terapkan pembatasan tetapi pergerakan masyarakat sama saat tidak ada PPKM”, tutur Syamsunie Carsel saat dikonfirmasi melalui telpon. Jum’at (23/7/2021).

Bukan hanya itu, Carsel menyampaikan bahwa Pemkot Makassar harus juga totalitas dengan memperhatikan kesejahteraan warganya, bukan hanya PPKM sebatas menjaga kesehatan masyarakat Kota Daeng.

BACA JUGA:  Anthony Fauci: Virus Corona Mungkin Tak Akan Pernah Bisa Diberantas

“Yang terpenting juga adalah kesejahteraan rakyat juga diperhatikan dan ini sangat penting dalam menyukseskan PPKM. Misalnya masyarakat yang gaji harian, seperti ini yang harus diperhatikan juga oleh Pemkot Makassar, karena mereka juga butuh makan”, tegasnya.

“Untuk itu, menurut saya Pemkot harus evaluasi kembali PPKM ini, apa yang harus harus dibenahi. Dan saya harap pemerintah juga perhatikan kebutuhan masyarakat terutama masyarakat menengah kebawah”, harap Carsel.(As)

Comment