by

(Video) Walau Telah Ditahan, Tersangka Oknum Sat Pol PP Gowa Bakal Dilaporkan Lagi ke Polda Sulsel, Ini Alasan Kuasa Hukum Korban

Kuasa hukum korban pemukulan oknum Sat Pol PP Gowa

Smartcitymakassar.com – Makassar. Kasus penganiayaan pasutri pemilik warung kopi di Gowa Sulsel oleh oknum Sat Pol PP Gowa terus berbuntut panjang.

Walaupun, pelaku penganiayaan, Mardani Hamdan telah ditetapkan sebagai tersangka dan telah dilakukan penahanan oleh Polres Gowa, kuasa hukum korban menilai pasal pidana yang dijeratkan pada tersangka tidaklah tepat karena hanya menerapkan pasal penganiayaan ringan.

‘FooterBanner’


Hal ini diungkapkan kuasa hukum korban, Arie Karni Dumais dan Rezky Amriani saat bertemu dengan wartawan di jalan Cerekang Makassar, Rabu (21/72021) sore.

Menurut Arie, pihaknya mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Polres Gowa dalam menangani perkara ini.

“Namun kami merasa belum sesuai dengan pasal yang kami inginkan karena setelah kami melalukan bedah kasus, seharusnya diterapkan pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan berat dan dan juga UU No. 23 tahun 2004 tentang perlindungan perempuan dan anak pasal 5 dan pasal 6”, jelas Arie.

BACA JUGA:  Sinergisitas TNI-Polri di Wilayah Distrik Kimaam Merauke

Sehubungan hal tersebut, kuasa hukum korban berencana kembali melaporkan Mardani Hamdan besok, Kamis (21/7) di Polda Sulsel.

“Karena ini ada dua subyek hukum, yang melapor ke Polres Gowa adalah pihak suaminya sedangkan besok kami mendampingi pihak istri untuk melapor ke Polda, khususnya di bagian PPA (perlindungan perempuan dan anak -red)”, pungkasnya. (Hd)

Berikut videonya:

Comment