by

Pj Sekda Gowa Juga Disoroti Warga Net dalam Kasus Oknum Sat Pol PP, Ini Kata Pengamat

Pj Sekda Kab. Gowa, Hj. Kamsina (kerudung biru)

Smartcitymakassar.com – Gowa. Bupati Kabupaten Gowa Adnan Purichta Ichsan diketahui telah mencopot Mardani Hamdan dari jabatan Sekretaris Satpol PP Gowa. Hamdani juga telah menjadi tersangka oleh pihak kepolisian. Adapun Mardani merupakan oknum satpol PP yang viral karena memukuli pasutri pemilik warkop saat razia PPKM mikro, Rabu (14/7/2021), sekitar pukul 22 30 wita.

Menanggapinya, menurut Pengamat Politik dan Kebijakan Publik dari Pusat Kajian Politik dan Kebijakan (PKPK) M. Saifullah, proses tersangkanya dan dicopotnya oknum satpol PP merupakan awal yang baik bagi keadilan masyarakat biasa.

‘FooterBanner’


“Awal yang baik memang. Beruntung warga Gowa memiliki Bupati seperti pak Adnan dan Kapolres seperti pak Tri yang bergerak cepat. Padahal sebelumnya saya ragu loh tapi ternyata pak Adnan dan pak Kapolres memang mantap,” kata Saiful saat dimintai tanggapannya, Minggu (18/7/2021) siang.

Saat ditanya apakah kemungkinan bisa diberhentikan dari PNS, Saiful mengatakan itu belum bisa diketahui.

“Saya kira sampai disini warga net puas atas keadilan yang diciptakan. Soal dipecat kalau menurut saya jika dari kaca mata pelanggaran disiplin kayaknya tidak lah,” jelas Saiful.

“Kalau bedasarkan PNS yang telah terpidana kan ada aturannya bagaimana kalau mau dipecat. Intinya memecat PNS itu tak mudah, ada aturannya, UU ASN saja yang dihukum paling singkat 2 tahun saja bisa dipecat atau tidak dipecat. Buka saja pasal 87 ayat 2. Dan turunannya itu ada pada PP No. 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Jadi tak mudah lah dipecat,” sambung Saiful.

BACA JUGA:  Dandim 1707 Merauke Pimpin Acara Korps Raport Kenaikan Pangkat dan Pindah Satuan

Namun tak hanya Mardani yang disoroti warga net. Sosok perempuan berbaju biru dalam video viral tersebut juga tak luput dari sorotan warga net. Alasannya pada razia PPKM mikro tersebut sosok berbaju biru tersebut justru menyinggung soal baju sexi dan rambut pirang istri pemilik warkop, yang menurut warga net tak ada hubungannya dengan PPKM.

Diketahui sosok tersebut adalah kepala inspektorat yang juga merangkap Pj Sekda Kab. Gowa, Hj. Kamsina. Bupati Gowa dalam kesempatannya beberapa waktu setelah kejadian menjelaskan bahwa PPKM mikro di Gowa dibagi 4 tim. Tim pertama Bupati Gowa sendiri. Tim kedua Wakil bupati bersama Kapolres. Tim ketiga ketua DPRD dan tim keempat Sekda.

Menanggapinya, Saiful sambil tersenyum mengatakan agak aneh memang.

“Agak aneh memang tapi begitulah biasanya kondisi dilapangan selalu diluar kontrol. Saya ndak percaya lah kalau sekelas Sekda ndak ngerti aturan PPKM. Mungkin maksudnya lain untuk bercanda atau apakah,” kata Saiful.

“Kalau saya intinya kan oknum sudah ditindaki (dicopot dan tersangka-red),”kata Saiful.

“Dan tak kalah penting kita kan Bugis Makassar yang punya adat sendiri, jadi menurut saya bagi bu Sekda dan istri pemilik warkop baiknya sama sama bertemu dan saling memaafkan. Keren itu,” sambung Saiful.

“Terakhir buat para nitizen yang keren juga, sudah lah, stop lah membully, oknum sudah ditindaki kan? yang ditunggu kan sisa proses hukumnya,” pungkas Saiful. (Ar)

Comment