by

Peduli Keselamatan, 800 Mahasiswa KKN PK Unhas Edukasi Warga Lewat Program Makassar Recover

poto : Peserta KKN PK Unhas Makassar Angkatan 60.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN PK) Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar Angkatan 60 ambil bagian dalam edukasi Covid-19 di program Makassar Recover.

Sebanyak 800 mahasiswa KKN tersebut akan melakukan edukasi melalui media sosial kepada warga Kota Anging Mammiri akan bahaya Covid-19.

‘FooterBanner’


Dengan latar belakang ilmu kesehatan, para mahasiswa ini dinilai bisa memberikan informasi yang tepat kepada warga Kota Makassar.

“Peserta KKN PK angkatan 60 Unhas sebanyak 800 oramg, terdiri dari mahasiswa prodi pendidikan dokter, pendidikan dokter gigi, kesehatan masyarakat, farmasi, keperawatan, fisioterapi, ilmu gizi, kedok. hewan dan psikologi”, kata Ketua KKN PK Unhas Angkatan 60, dr. Irwin Aras.

Dokter Irwin Aras juga menyampaikan, kerja sama antar program Makassar Recover dan Unhas adalah bentuk nyata tanggung jawab Unhas sebagai Humaniversity untuk terlibat secara langsung dalam setiap upaya menghadapi pandemi ini.

“Dalam konteks KKN ini, mahasiswa peserta KKN PK angkatan 60 Unhas, saat ini melaksanakan programnya secara daring. Sehingga sangat tepat bisa mengambil peran aktif untuk turut bersama mendampingi masyarakat sesuai dengan porsinya sebagai mahasiswa”, jelasnya.

BACA JUGA:  PPKM Level 4 Diperpanjang, Pengamat: Sebaiknya Uang Miliyar Itu Tuntaskan Kemiskinan, PPKM Tak Lahirkan Solusi

Dengan keterlibatan mahasiswa KKN PK dalam program Makassar Recover, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyambut sangat baik.

“Bahkan, Pemkot juga berinisiatif memberikan sertifikat pengabdian masyarakat kepada para mahasiswa yang terlibat”, beber dia.

Sementara, Tim Edukasi Makassar Recover, dr. Idrianti Idrus saat dikonfirmasi mengatakan, para mahasiswa ini diharapkan akan memberikan informasi yang tepat sesuai standar kesehatan.

“Ini juga akan membantu kami di Tim Makassar Recover untuk memberikan edukasi dan juga menangkal hoax yang banyak di media sosial”, ungkap dia.

Selain itu, lanjut Dosen Fakultas Kedokteran Unhas ini mengatakan, setelah hampir dua tahun pandemi, belum ada program khusus terkait edukasi yang diberikan ke warga Kota Makassar.

“Melalui Makassar Recover, kami berharap lebih banyak bisa mengedukasi warga terkait covid-19, vaksin dan protokol kesehatan yang tepat”, tutur dr. Eche, sapaan akrabnya.(*As)

Comment