by

Danny: Sebanyak 309 Ribu Orang Telah Divaksin di Makassar

Keterangan: Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, bersama Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Sulawesi Selatan, Brigjend TNI Dwi Surjadmodjo menghadiri Vaksinasi massal pelajar tingkat SMPN, Rabu (14/7/2021) / foto: ist.

Smartcitymakassar.com, Makassar. Pemerintah Kota Makassar bekerja sama dengan Badan Intelejen Negara Negara Sulawesi Selatan mulai melaksanakan vaksinasi massal gratis bagi pelajar untuk Sekolah Menengah Tingkat Pertama.

Vaksinasi massal bagi pelajar tingkat SMPN dipusatkan di Sekolah Menengah Pertama (SMPN) Negeri 40, Jalan Aroepala Kelurahan Gunung Sari kecamatan Rappocini, Rabu (14/7/2021).

‘FooterBanner’


Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, bersama Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Sulawesi Selatan, Brigjend TNI Dwi Surjadmodjo hadir pada kegiatan ini.

Danny menjelaskan, untuk Kota Makassar termasuk dalam prioritas vaksinasi massal saat peringatan Harganas kemarin oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk anak usia 12 hingga 17 tahun.

“Hari ini atas inisiasi BIN kita melaksanakan vaksinasi untuk seluruh pelajar kategori SD dan SMP. Kami sangat bersyukur dengan adanya program seperti ini, karena Makassar hari ini telah memvaksinasi 309 ribu orang di Makassar, dari target 224 ribu, berarti lebih dari 100 persen di Kota Makassar warganya telah memenuhi kewajiban kepada negara melakukan vaksin,” ucapnya.

Menurut Danny, untuk target baru selanjutnya yakni 1,1 juta orang sangat relevan dan sangat selaras apa yang menjadi target vaksin nasional terhadap kota Makassar dan juga program dari BIN.

BACA JUGA:  Danny Hadiri Puncak Peringatan HAN 2021 Secara Virtual Bersama Presiden Joko Widodo

“Apa yang menjadi program vaksinasi dari BIN, tentunya sangat membantu program pemerintah kota Makassar, terlebih lagi dengan adanya vaksinasi secara door to door,” ujarnya.

Melalui tim detektor, Danny juga akan memberikan informasi data warga yang belum divaksin maupun yang sudah divaksin., Karena menurutnya kalau ada warga yang belum divaksin langkah proaktif harus dilakukan.

“Kalau dalam satu rumah hanya satu dua orang saja yang divaksin tentunya kekuatan herd immunity tidak akan terbentuk, jadi percuma saja,” jelas Danny.

Sementara itu, kepala BIN Sulsel, Brigjend TNI Dwi Surjadmodjo, berharap bahwa dalam kegiatan vaksinasi massal ini semua pelajar tingkat SMP dapat divaksin.

“Vaksinasi tingkat pelajar ini ini adalah cara termudah dan efisien saat sekarang apalagi ada siswa baru, sasaran lebih mudah dicapai dan penyerapan vaksin juga lebih bagus untuk mencapai 1,1 yang divaksin,” terangnya.

Vaksinasi massal untuk tingkat pelajar SMP ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara virtual.** (Ib)

Comment