by

Evaluasi Tim Detektor, IDI Makassar: Pak Danny Akan Lakukan Perubahan Agar Lebih Baik Kedepan

Tim detektor berkunjung ke kediaman Danny Pomanto

Smartcitymakasar.com – Makassar. Sejak diturunkannya tim detektor 10-11 Juli 2021 atau Sabtu-Minggu lalu, sejumlah komentar pro kontra datang dari berbagai kalangan masyarakat. Adapun tim detektor merupakan bagian dari penerapan program Makassar Recover. Diketahui, tim detektor yang jumlahnya 15.306 personil dan tersebar ke semua RT se-Kota Makassar ini menjalankan misi penyelamatan dari paparan covid-19.

Untuk menjawab kecemasan dan kekhawatiran hadirnya tim detektor yang mengunjungi rumah rumah masyarakat Malassar, secara virtual Walikota Danny bersama wakilnya Fatmawati Rusdi meminta laporan dari Lurah, Camat, Master Covid dan para Kepala Puskesmas yang bersentuhan langsung dengan tim satgas detektor.

‘FooterBanner’


Daripertemuan secara zoom yang dilakukan di Kediaman Pribadi Danny Pomanto di Jalan Amirullah Makassar, Senin (12/7/2021), ditemukan berbagai persoalan yang masih harus diperbaiki dalam penerapannya. Danny pun secara tegas meminta agar semua pihak yang terlibat bersungguh-sungguh berjuang menyelamatkan warga Makassar.

“Ini panggilan kemanusiaan. Jangan ada provokator. Harusnya semua pihak saling mendukung. Apa yang kurang segera dibenahi. Kritikan dan masukan warga di tampung dan lakukan perbaikan. Wajar jika ada komentar tapi bukan berarti harus diam dan tidak berbuat apa-apa,” jelas Danny pada kesempatan zoom tersebut

Sementara itu Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi dengan lantang juga meminta kerja sama semua pihak dan memperhatikan SOP dalam pelaksanaan program Makassar Recover.

“SOP tim detektor sudah jelas. Jajaran atas harusnya memantau dan mengevaluasi pelaksanaannya di lapangan. Besar harapan dengan adanya tim detektor, kita bisa meminimalisir peluang penyebaran covid. Jadi tolong mari bekerja bersama,” terang Fatma.

Selanjutnya, walaupun menjadi pro kontra yang terjadi ditengah-tengah masyarakat, namun dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan untuk kegiatan selanjutnya. Pemkot Makassar mengapresiasi seluruh masukan, saran dan kritikan untuk menjadikan program Makassar Recover menjadi lebih baik lagi kedepannya.

Kritikan IDI Makassar

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar mengkritik cara kerja tatap muka tim Detektor Covid-19. IDI Makassar berharap Pemkot Makassar mengubah cara kerja tim Detektor COVID-19 saat melakukan monitoring ke rumah warga.

BACA JUGA:  Online Class Up-Dev Series MDV, Bahas Teknologi Flutter dan Membuat Aplikasi Ridehailing

“Memang banyak sekali tanggapan dari masyarakat yang masuk ke saya dan harus kita perbaiki. Ini kan niatnya bagus dari Pemkot Makassar. Cuman barangkali ada yang beberapa perlu dibenahi,” kata Ketua IDI Makassar, Siswanto Wahab, Senin (12/7/2021).

Dari informasi yang masuk kepada pihaknya, masyarakat mengkhawatirkan sterilisasi pada detektor yang masuk ke rumah mereka, padahal para detektor ini telah berpindah-pindah rumah, dan menemui banyak orang. Dia mengusulkan bahwa sebaiknya tim detektor Covid-19 tidak perlu masuk sampai ke dalam rumah warga.

“Setiap datangi rumah warga sebaiknya mereka menginformasikan bahwa mereka bisa di depan rumah mungkin, bisa lebih kooperatif tidak serta merta harus masuk,” kata Siswanto.

Apalagi, baju yang dikenakan para detektor juga kan telah berinteraksi dengan banyak orang dan bukan masuk dalam kategori baju level 3 hazmat yang dikenakan oleh para tenaga kesehatan yang berada di rumah sakit.

“Bisa dilakukan asal tetap menggunakan masker karena bisa menjaga penularan dengan tetap menggunakan masker. Para detektor juga wajib memperkenalkan bahwa mereka telah divaksiniasi kepada warga,” lanjutnya

Selain itu, dia mengkritisi soal tensi darah yang dibawa oleh para detektor. Menurutnya, masalah tensi tidak berkolerasi dengan Covid-19. Siswanto berharap ke depannya para detektor tidak lagi membawa ini, apalagi barang ini akan terus berpindah dari tangan satu ke tangan yang lain yang memungkinkan bisa terjadi alat transmisi penyebaran Covid-19.

Atas kritik dari warga ini, IDI Makassar pun telah menyampaikan langsung kepada Wali Kota Makassar, Danny Pomanto. Danny kepada Siswanto berjanji akan melakukan perubahan dari masukan yang didapatkannya sehingga program Detektor Covid-19 di Makassar bisa berjalan lebih baik lagi ke depannya. (Ip)

Comment