by

Antara Siapa Otak Pencurian Listrik dan Acara Bakar Kambing di Palopo

Antara Siapa Otak Pencurian Listrik dan Acara Bakar Kambing di Palopo

Smartcitymakassar.com – Palopo. Berbagai media memberitakan oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palopo, inisial AS dari Partai Nasdem, yang diduga telah melakukan pencurian aliran listrik milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Kota Palopo. Adapun listrik PLN dicuri dari kabel induk membentang sepanjang 1.500 meter ke sebuah lokasi perkemahan area pegunungan di Kelurahan Peta.

Diketahui, Direktur PLN Rayon Palopo Kota, N Doni membenarkan adanya pencurian listrik PLN di lokasi tersebut. “Betul ada pencangkokan aliran listrik PLN di sana (Kelurahan Peta). Kabel listrik sepanjang 1.500 meter tersebut telah kami amankan saat ini,” ujar N Doni.

‘FooterBanner’


Namun berdasarkan pernyataan disalah satu Televisi Nasional, AS yang merupakan wakil ketua DPRD Palopo membantahnya. Ia menyebut warga yang melakukan hal tersebut.

“Sebenarnya aliran listrik itu belum tergunakan. Karena ini hanya keinginan masyarakat. Kabelnya pun dibeli secara patungan dan saat disambung belum digunakan. Dan masyarakat di Kelurahan itu sendiri yang melakukan pemasangan dan dalam hal ini sudah meminta maaf kepada PLN dan menerima pergantian denda,” kata AS.

BACA JUGA:  Tinjau Posko Pasar Modern BSD, Kapolri Ingin Prokes Ditegakan Guna Menurunkan Level PPKM

Pihak PLN pun belum mengetahui sejak kapan kabel tersebut terpasang, dan mengenakan denda sebesar 11 juta Rupiah.

Bakar Kambing

Soal kabel listrik yang belum digunakan dari pernyataan AS, justru beredar video di group Facebook yang justru seolah menggambarkan acara bakar kambing di bukit tersebut. Dalam video tersebut juga terlihat nyala lampu pada tenda tenda kemah.

Setelah ditelsuri pada Jumat (9/7/2021) malam, video durasi 24 detik itu pada tanggal 5 Juni 2021. Dan akun Facebook AS juga ditandai saat salah satu nitizen mempostingnya. Saat memposting juga disertai lokasi yang bertuliskan lagi di “Peta”.

Hingga berita diturunkan, redaksi terus mencoba mencari warga Kelurahan Peta yang ingin menjelaskan soal pernyataan AS yang menyebutkan bahwa warga yang patungan membeli kabel sepanjang 1.500 meter. (Ip)

Comment