by

Luhut Sebut Pekerja Asing Buat Alih Teknologi, Namun 20 Tenaga Ahli dari Cina Masuk Sulsel Ternyata Masih Masa Percobaan Kerja

TKA Cina masuk ke Sulsel (int)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam siaran pers, di Jakarta, Rabu (23/6/2021) mengatakan, kurang tepat jika hanya menyalahkan masuknya tenaga kerja asing (TKA) ke sektor-sektor industri strategis tanpa mempelajari teknologi yang dibawa. Sebab kata dia, dengan mempelajari teknologi yang dibawa oleh investor asing atau pekerja asing akan terjadi alih teknologi.

“Kita enggak boleh marah-marah karena enggak dapat tempat, karena bagaimana pun teknologinya kita harus belajar juga. Jadi ada alih teknologi,” ujar Luhut.

‘FooterBanner’


Bahkan ditengah Pemerintah kini memberlakukan PPKM Darurat untuk wilayah Jawa dan Bali, Luhut justru membuat kebijakan tetap mengizinkan TKA masuk ke Indonesia.

Luhut yang juga koordinator pelaksanaan PPKM Darurat membuat kebijakan TKA yang masuk ke Indonesia harus menunjukkan kartu vaksin per 6 Juli 2021.

“WNA harus menunjukkan kartu vaksin (fully vaccinated) dan hasil PCR negatif Covid-19 sebelum bisa masuk Indonesia,” kata Jubir Menko Luhut Jodi Mahardi kepada wartawan, Minggu (4/7/2021).

Masuknya TKA Cina pun menjadi viral baru baru ini. Sebanyak 20 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Cina yang tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Sabtu (3/7/2021). Padahal ternyata 20 TKA Cina tersebut belum mengantongi izin kerja.

BACA JUGA:  Tinjau Vaksinasi Massal Polda Sulsel Tahap Ke II , Kapolda Sulsel Optimis Target 63.900 Dosis Terpenuhi

Kepala Kantor Imigrasi Makassar Agus Winarto mengatakan 20 TKA Cina ini masih menunggu izin IMTA dari kementerian ketenagakerjaan yang belum keluar.

“20 orang ini masih menunggu notifikasi dari Kemenaker. Yang keluarkan izin kerja kan dari Kemenaker, kami hanya izin tinggal untuk bekerja,” ujar Agus pada konfrensi Pers, Senin, (5/7/2021).

Olehnya menurut Agus, kantor Imigrasi Makassar masih memberi izin tinggal hingga 30 hari mendatang. Jika dalam waktu 30 hari izin IMTA-nya belum keluar, maka mereka akan dipulangkan.

Saat ditanya wartawan soal regulasi apakah tanpa izin kerja baru diurus setelah masuk ke Daerah tempat kerja, Agus menjelaskan bahwa masa 30 hari tersebut merupakan masa uji coba para TKA tersebut di Perusahaan tepat mereka bekerja.

“Jadi kalau pada masa uji coba mereka dianggap tak mampu, Perusahaan akan memulangkan mereka,” jelas Agus.

“Jadi saat ini mereka izin tinggal hanya uji coba tenaga ahli di Perusahaannya selama 30 hari,” tegas Agus. (Ip)

Comment