by

20 TKA Cina Belum Punya Izin, Ini Penjelasan Disnakertrans Sulsel

TKA Cina yang masuk ke Sulsel

Smartcitymakassar.com – Makassar. Terkait dengan puluhan tenaga kerja asing atau TKA asal China yang masuk ke Sulawesi Selatan melalui Bandara Sultan Hasanuddin, Sabtu 3/7/2021) malam, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel, Andi Darmawan Bintang mengatakan, mereka belum punya izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA). Izin ini harusnya dikeluarkan oleh pemerintah pusat atau kementerian.

“Berdasarkan hasil investigasi awal, belum didapat IMTA yang dikeluarkan pemerintah pusat untuk tenaga kerja asing,” kata Darmawan kepada wartawan, Minggu, (4/7/2021).

‘FooterBanner’


Darmawan mengatakan, menjelaskan TKA ini adalah pekerja PT Huadi Nikel di Kabupaten Bantaeng. Mereka sebenarnya sudah dikarantina di Jakarta, sebelum masuk ke Makassar.

“Sekarang kami memastikan bahwa mereka betul-betul mempunyai izin. Dan, proses masuknya mereka bisa diterima menurut perundang-undangan yang berlaku,” Jelasnya.

BACA JUGA:  Luwu Utara Termasuk Daerah yang Dapat Bantuan Subsidi Upah?

Bahkan menurut Darmawan, 20 orang kemarin itu adalah kelompok terbang yang ketiga kalinya. Sebelumnya, tanggal 29 Juni lalu sudah masuk sembilan orang, tanggal 1 Juli ada 17 orang.

“Sudah tiga kali. Tanggal 3 Juli kemarin 20 orang. Totalnya, 46 orang,” jelas Darmawan.

Darmawan pun mengaku sudah memerintahkan Kepala UPT Pengawasan yang ada di Bulukumba, untuk segera berkoordinasi dengan Pemkab Bantaeng maupun PT Huadi Nikel. Saat ini para pekerja itu sudah di Bantaeng.

“Jadi kalau izinnya izin kunjungan, tapi dia bekerja, harus dideportasi,” tegasnya.

“Ini harus kita awasi betul, apalagi di masa pandemi seperti ini. Apakah pekerjaan mereka memang tidak ada tenaga kerja lokal yang bisa menggantikan tugas mereka,” pungkas Darmawan. (Ip)

Comment