by

Ulas Tren Masa Depan Teknologi Internet of Things (IoT) Bernilai Jual di Online Class Up-Dev Series MDV

Smartcitymakassar.com – Makassar. Makassar Digital Valley (MDV) kembali menyelenggarakan kegiatan yang menjadi bagian dari program reguler yang diselenggarakan rutin per bulannya. Sebagai Inkubator Bisnis ICT ke-4 yang dikembangkan oleh TELKOM Indonesia, MDV senantiasa mengembangkan ekosistem digitalpreneur melalui program-program yang dapat mengembangkan pengetahuan maupun skill para entrepreneur.

Salah satu program reguler dari MDV adalah Online Class Up-Dev Series yang menghadirkan expert untuk mengulas tren di dunia pemrograman. Event ini mewadahi expert berbagi dengan peserta seputar pengetahuan dan pengalamannya dalam dunia industri digital yang erat kaitannya dengan pengembangan produk digital.

‘FooterBanner’


Online Class Up-Dev Series kali ini mengangkat topik “Turning Your Personal IoT Project Into A Prodcut” yang berkolaborasi dengan Politeknik ATI Makassar dan Universitas Negeri Makassar Jurusan Teknik Informatika dan Komputer. Event berlangsung pada 29 Juni 2021, pukul 15.30 – 17.30 WITA melalui Video Conference.

BACA JUGA:  Hotel Harper Perintis Makassar dan Owning Company Berbagi Hewan Kurban

Expert yang berbagi dalam Online Class Up-Dev Series ini adalah Kasmir Syariati, Sr. Software Engineer WASDLABS. Online Class diawali dengan pengantar seputar perkembangan tren teknologi Internet of Things (IoT) di masa kini dan riset perkembangannya di masa mendatang.

“Dalam membangun produk teknologi yang bernilai jual, sangat penting untuk menganalisis permasalahan yang kita temukan untuk dikembangkan menjadi sebuah produk yang memang memecahkan masalah penggunanya, bukan justru menciptakan masalah,” jelas Kasmir Syariati.

General Manager Makassar Digital Valley, S. Ariyani menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada pemateri atas kesempatannya yang telah meluangkan waktu berbagi ilmu dan pengalamannya di program Up-Dev Series Makassar Digital Valley.

“Semoga materi yang diulas oleh pemateri bermanfaat ya, mengingat bahasannya sangat aplikatif untuk diimplementasikan di kehidupan kita sehari-hari,” pungkas S. Ariyani**(Jen)

Comment