by

Kejar Jumlah “Stunting” Sekecil Mungkin, Pemkot Makassar Akan Gerilya di Lorong

Keterangan: Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, menghadiri Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2021 secara meeting zoom, Jalan Amirullah. Selasa, (29/6/2021) / foto: ist.

Smartcitymakassar.com, Makassar. Pemerintah Kota Makassar menargetkan Zero Stunting di Makassar pada tahun 2024.

Hal tersebut diutarakan Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, usai menghadiri Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2021 secara meeting zoom, di kediaman pribadi Danny, Jalan Amirullah. Selasa, (29/6/2021).

‘FooterBanner’


Harganas 2021 dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma’ Ruf Amin, diikuti gubernur, wali kota, serta bupati se-Indonesia.

Dengan mengambil tema “Keluarga Keren, Cegah  Stunting”, diharapkan Harganas tahun ini mampu mensinergikan gerak dan langkah keluarga Indonesia mencegah Stunting utamanya di masa Pandemi Covid 19.

Menurut Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, walaupun angka stunting Makassar sekitar 8,37 persen dibanding nasional yakni 14 persen, pemerintah kota terus menerus melakukan usaha usaha pencegahan stunting dengan langkah-langkah prosedur dengan baik.

“Ada yang sudah kita lampaui 100 persen, rata rata 95 persen, walaupun masih ada yang 20 persen kita akan benahi,” kata Danny.

BACA JUGA:  Pemkot Makassar Terima Penghargaan Kota Layak Anak 2021

“Insya Allah program stunting di Makassar mengalami hal yang sangat menggembirakan karena berbasis melibatkan masyarakat, berbasis lorong, dan berbasis keluarga, utamanya ibu dan anak,” sambungnya.

Untuk mewujudkan angka stunting sekecil mungkin, Danny kembali akan mengaktifkan program lorong-lorong yang sudah menjadi bagian RPJMD. Danny Fatma.

“Kami akan mengejar stunting sekecil mungkin dari berbagai arah Kebijakan, termasuk persiapan ibunya remaja putrinya vaksinasinya bayi dan anak anaknya usia 12 hingga 18 tahun kan dilakukan secara komprehensif dari berbagai sudut,” terang Danny.

Selanjutnya Danny akan memerintahkan detektor bergerilya dari lorong ke lorong melalui momen program Makassar Recover, mencoba menandai masalah stunting di semua pelosok kota Makassar.

“Di dalam ekonomi recover salah satu ekosistem Makassar Recover, itu di dalamnya ada namanya Suplemen Gizi Untuk Rakyat (Sugisura), itu adalah semangat kita untuk memberantas masalah stunting,” tandasnya.** (Ib)

Comment