by

Persentase RT Penerima PKH Luwu Utara Terbesar ke 2 di Sulsel, Apakah Mampu Mengentaskan Kemiskinan?

Ilustrasi kemiskinan

Smartcitymakassar.com – Lutra. Pada tahun 2020, Kabupaten Luwu Utara (Lutra) berdasarkan data BPS merupakan Kabupaten tertinggi ke-3 persentase penduduk miskinnya di Sulawesi Selatan (Sulsel). Bahkan hal itu tercatat sudah tiga tahun berturut turut (2018, 2019 dan 2020). Dan ini merupakan sejarah sejak berdirinya Luwu Utara pada Tahun 1999.

Selain itu, Lutra juga tercatat sebagai Kabupaten terbesar ke-7 jumlah penduduk miskinnya di Sulsel tahun 2018, 2019 dan 2020 lalu. Adapun jumlah penduduk Lutra terbesar ke-11 di Sulsel.

‘FooterBanner’


Meskipun demikian, menurut data BPS, pada tahun 2020 lalu, Luwu Utara justru terbesar ke-2 di Sulsel Persentase Rumah Tangga (RT) Penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Adapun program PKH sebagai upaya pemerintah pusat untuk percepatan penanggulangan kemiskinan di semua wilayah di Indonesia.

Dilansir dari situs Kementerian Sosial RI, PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH. Sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007 Pemerintah Indone­sia telah melaksanakan PKH.

BACA JUGA:  Bagi yang PPKM Level 4, Ini 10 Program Perlindungan Sosial dari Pemerintah

Misi besar PKH untuk menurunkan kemiskinan.

Selanjutnya selain itu, Luwu Utara juga pada tahun 2020 tercatat sebagai Kabupaten terbesar ke-5 persentase Rumah Tangga penerima Program Bantuan Pangan (Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako), di Sulsel.

Adapun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako adalah bantuan sosial pangan dalam bentuk non tunai dari pemerintah yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) setiap bulannya melalui mekanisme perbankan. KPM akan menerima kit bantuan non tunai berupa kupon elektronik (e-voucher) dari Bank Penyalur. (Ip)

Comment