by

Setelah Periksa Haji Hasmin, KPK Sita 6 Aset Tanah NA di Maros

Foto: Penyitaan tanah milik Nurdin Abdullah oleh KPK (Humas KPK)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Perkembangan terakhir kasus dugaan suap perizinan dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2020-2021 yang melibatkan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) nonaktif, Nurdin Abdullah (NA), Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memasang plang penyitaan di atas aset berupa enam bidang tanah milik NA.

“Tim penyidik telah melakukan pemasangan plang penyitaan pada aset yang diduga milik tersangka NA [Nurdin Abdullah-red] sebanyak 6 bidang tanah yang berlokasi di Dusun Arra, Desa Tompobulu Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulsel,” ujar Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Jumat (18/6/2021) kemarin.

‘FooterBanner’


Menurut Ali Fikri, tujuan pemasangan plang penyitaan adalah agar lokasi tersebut tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu yang tidak berkepentingan.

BACA JUGA:  Tinjau Vaksinasi Massal Polda Sulsel Tahap Ke II , Kapolda Sulsel Optimis Target 63.900 Dosis Terpenuhi

Dua hari sebelumnya, Rabu (16/6/2021) diketahui Penyidik KPK memeriksa seorang saksi dari pihak swasta bernama H Muh Hasmin Badoa.

Menurut Ali Fikri, Hasmin diperiksa untuk tersangka Gubernur Nonaktif Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah.

“Yang bersangkutan dikonfirmasi antara lain terkait dengan pembelian tanah oleh tersangka NA (Nurdin Abdullah) yang diduga sumber uang pembeliannya dari para kontraktor yang mengerjakan proyek di Pemprov Sulsel,” kata Ali Fikri dalam keterangan tertulis, Kamis (17/6/2021). (Ip)

Comment