by

Persoalan Alas Hak, Aset Pemkot ‘Melayang’, Anggota Komisi A: Harusnya Dari Awal Itu Semua Bisa Diatasi

ilustrasi : Sertifikat.(int)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Peralihan aset Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar ternyata sangat berpengaruh terhadap pemasukan kas daerah.

Terbaru, aset pemkot Makassar ini dimenangkan oleh pihak antara lain lahan Kantor Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Ruko pasar sentral. Dengan kehilangan aset tersebut mengakibatkan kerugian yang cukup besar.

‘FooterBanner’


Anggota Komisi A, DPRD Kota Makassar, Kasrudi mengakui, peralihan ini karena posisi status aset yang tidak aman. Untuk itu, dirinya mendorong adanya penganggaran untuk sertifikasi aset Pemkot mulai APBD Perubahan mendatang.

“Nanti kalau masuk anggaran perubahan itu, saya akan maksimalkan berapa yang bisa disertifikasi”, tutur Kasrudi. Senin (7/6/2021).

Lebih lanjut, legislator partai Gerindra Kota Makassar itu menyampaikan, akan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) mengenai persiapan anggaran sertifikasi tersebut.

BACA JUGA:  Panglima TNI dan Kapolri Pantau Pelaksanaan Vaksinasi di Madiun

Pasalnya, kekalahan Pemkot saat digugat karena tidak memiliki bukti alas hak kepemilikan.

“Insya’ Allah, jika kita mulai dari sekarang, aset-aset kita akan aman. Tidak ada lagi gangguan pihak lain”, ungkap Kasrudi.

Sementara, Ray Suryadi Arsyad yang juga anggota komisi A DPRD Kota Makassar berpendapat, hilangnya aset menjadi pelajaran berharga bagi Pemkot Makassar.

“Kita terkonsentrasi bukan untuk bekerja, tapi menyelesaikan masalah. Jadi kita tidak akan bisa bekerja dengan baik kalau ada masalah – masalah aset begitu”, jelasnya.

“Harusnya, persoalan aset bisa diselesaikan dari awal, tapi kenapa baru mau diselesaikan ketika bangunan sudah jadi”, tutup Ray kepada awak media.(As)

Comment