by

Dukung Sineas, Danny Rencana Bangun Kampung Film Makassar

Keterangan: Wali Kota Danny saat menghadiri acara silaturahmi bersama insan perfilman kota Makassar, Minggu (30/5/2021) / foto: ist.

Smartcitymakassar.com, Makassar. Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, menaruh perhatian besar terhadap kemajuan dunia perfilman di Kota Makassar.

Hal tersebut diutarakan Danny saat menghadiri acara silaturahmi bersama insan perfilman kota Makassar yang digelar di Baruga Anging Mammiri Makassar, Minggu malam (30/5/2021).

‘FooterBanner’


Danny mengatakan, sineas Makassar harus tetap eksis menyemarakkan dunia perfilman dengan mendorong memproduksi film-film daerah Makassar.

“Banyak tema film kedaerahan yang sangat menarik untuk diangkat dilayar lebar, seperti cerita sejarah kepemimpinan Sultan Hasanuddin dan yang lainnya,” kata Danny.

Untuk mendukung produser film dan sineas di kota Makassar Danny mengungkapkan keinginannya untuk membuat kampung film di kota Makassar.

“Nanti kita akan buatkan kampung film di Makassar. Kita akan bangun seperti koridor tempat para sineas dan produser berkumpul menuangkan ide-idenya terhadap dunia perfilman di Makassar,” beber Danny.

BACA JUGA:  Didukung Sandiaga, Pemkot Makassar Bakal Gelar Kembali F8

Tidak hanya membuat kampung film Makassar, Danny juga berkeinginan menyumbangkan kamera untuk digunakan produser membuat film sendiri.

Pada kesempatan tersebut Batara Cinema Production memutar dua film produksi daerah Makassar berjudul Tettaku Extended dimana Wali Kota Danny Pomanto tampil sebagai bintang tamu di film tersebut. Dilanjutkan dengan pemutaran film Kasosokang ‘Cinta di Tolak Dukun Bertindak” yang disutradarai Wandi Dg Kulle.

“Hal yang luar biasa. Wali Kota memperhatikan perkembangan sineas di Kota Makassar, saya pribadi bersama rekan-rekan yang hadir pada malam ini sangat berterima kasih sekali atas bantuan dan support beliau,” ujar Wandi.

Dalam acara ini dihadiri para tokoh perfilman di Kota Makassar diantaranya, Niki Rewa, Zainal Beta, Azis Abustam, Lutfy H. Matto.** (Ib)

‘PostBanner’

Comment