by

Gelar Operasi Penegakan Prokes, Satgas Raika Makassar: Kami Temukan Pelaku Usaha yang Jual Miras Tanpa Izin dan Melanggar Prokes

Satgas Raika Makassar gelar operasi penegakan aturan prokes

Smartcitymakassar.com – Makassar. Tim Satgas Raika Kota Makassar terus menggelar operasi razia penegakan protokol kesehatan (prokes) di beberapa titik keramaian. Operasi tersebut dimulai di jalan Sungai Cerekang, A. Pettarani dan melakukan penindakan dengan penyitaan kursi para pelaku usaha tersebut yang masih mengabaikan aturan meski telah diberi edukasi serta teguran berkali-kali.

Irwan SE., MM., Koordinator Tim Satgas Raika Kota Makassar mengatakan, berdasarkan laporan dari masyarakat maka sesuai dengan hasil operasi dan penemuan langsung di lapangan ternyata benar masih ada pelaku usaha yang pelanggar Prokes.

‘FooterBanner’


“Jadi saya dan Tim Satgas Raika Kota Makassar langsung melakukan penyitaan. Kami juga menemukan pelaku usaha yang menjual minuman keras (Miras) dan setelah memeriksa dokumen pemilik usaha, tidak ada satu pun yang dapat menunjukkan izinnya. Maka kami, Tim Satgas Raika Kota Makassar bersapakat untuk barang tersebut harus di sita”, tegasnya.

Kemudian, kata Irwan, ada pula tempat usaha di jalan Tanjung Metro yang ditemukan melanggar protokol kesehatan dan masih beroperasi melewati lewat jam operasionalnya.

BACA JUGA:  Didukung Sandiaga, Pemkot Makassar Bakal Gelar Kembali F8

“Maka dari itu tetap kita pasti melakukan pemanggilan kepada pemilik atau Ownernya karena berkaitan dengan barang yang kita sita”, ujarnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polrestabes Kompol Nugraha Pamungkas, S.I.K, MH., mengatakan pihaknya terus mengimbau kepada masyarakat kota Makassar agar tetap menjaga diri masing-masing, jaga kesehatan dan protokol kesehatan juga harus di terapkan.

“Setiap tempat kerumunan massa otomatis ownernya harus mengedepankan protokol kesehatan. Kita jangan berpikir soal keuntungannya tetapi kita harus memperhatikan kesehatan dari pengunjung itu sendiri”, jelasnya.

Kompol Nugraha juga menjelaskan TNI dan Polri dalam operasi ini bersifat melakukan pendampingan saja.

“Aturan tetap ada pada pemerintah kota dan intinya prokes itu harus ditegakkan dan lebih dikedepankan agar Covid-19 ini dapat terputus dan kita dapat beraktivitas seperti biasanya”, pungkasnya. (Hd)

Comment