by

Pusat Perbelanjaan yang Tak Patuh Prokes Akan Disanksi, Pengamat: Tepat, Jangan Dikasih Hati Mau Jantung

Sidak Walikota Makassar ke pusat perbelanjaan (ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Beredar di media sosial tentang padatnya pengunjung di sejumlah pusat perbelanjaan di Makassar. Wali Kota Makassar dan Plt Gubernur pun akan memberi sanksi bagi pusat perbelanjaan termasuk mal yang tak terapkan protokol kesehatan (prokes).

Menanggapinya, Pengamat Politik dan Kebijakan Publik dari Pusat Kajian Politik dan Kebijakan (PKPK) Muh. Saifullah mengatakan ancaman sanki itu sangat tepat.

‘FooterBanner’


“Sangat tepat sekali. Toko, mal dan lainnya kan tidak dilarang buka, ini karena pertimbangan ekonomi tentunya. Harusnya mereka para pengelola mengerti lah tetap prokes,” kata Saifullah via WhatssApp, Senin (3/5/2021).

Menurut Saifullah, tidak adanya kebijakan menutup tempat belanja, harusnya di syukuri oleh pengelola. Tapi tentunya jangan lupa dengan prokes.

“Harusnya bersyukur kan tidak di tutup dan orang bisa belanja. Lihat saja arus mudik yang dilarang yang tentunya berdampak besar kepada usaha transportasi. Jadi persoalannya disini jangan dikasih hati mau jantung,” terang Saifullah.

BACA JUGA:  Novotel Makassar Hadirkan Promo Menarik: Ketupat Lebaran, Delivery Ketupat Fitri, dan Harga Spesial Kamar

Saifullah pun mengapresiasi langkah tegas dari plt Gubernur Sulsel dan Wali Kota Makassar.

Namun Saifullah berharap ini berlaku bagi semua pusat perbelanjaan.

“Harus diapresiasi. Tapi jangan tebang pilih. Tentunya kita masih ingat tahun lalu waktu PSBB di Makassar ada insiden pamong praja dan toko alat tulis besar di Makassar. Itukan dulu langsung ditengahi dan hasilnya yang saya agak kecewa koq seolah duduk bersama cari damainya,”jelas Saifullah.

“Sekali lagi saya salut buat pak Danny dan pak Andi Sudirman. Memang seharusnya penerintah jangan mau takut kepada pengusaha pengusaha yang sedikir nakal demi kepentingan masyarakat luas juga,” pungkas Saifullah.(Hd)

‘PostBanner’

Comment