by

Gelar Nuzulul Qur’an, SD Islam Athirah 2 Makassar Hadirkan Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta

Gelar Nuzulul Qur’an, SD Islam Athirah 2 Makassar Hadirkan Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta

Smartcitymakassar.com – Makassar. SD Islam Athirah 2 Makassar menggelar peringatan nuzulul qur’an melalui virtual aplikasi Zoom Kamis (29/4/2021). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas I – VI dengan jumlah 473 untuk kelas I-III bergabung melalui chanel youtube dan kelas IV-VI melalui zoom serta guru dan karyawan. Kegiatan ini menghadirkan pemateri Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof.DR.KH. Nasaruddin Umar, MA, Ph.D.

Tujuan kegiatan ini adalah memperingati Nuzulul Quran untuk menghayati dan mengamalkan nilai nilai Al quran dalam kehidupan sehari hari. Dan juga Nuzulul Quran erat kaitannya dengan Lailatul Qadar, yaitu malam yang penuh berkah dan kemuliaan.

‘FooterBanner’


Dalam sambutannya, Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Baruga Drs. Patris Hasanuddin, M.Pd mengucapkan terima kasih karena acara ini dapat dilaksanakan.

“Al Quran diturunkan sebagai pedoman manusia agar selamat dunia dan akhirat,maka dari itu manusia wajib menjadikannya pedoman hidup agar tidak sesat didalam kehidupan, terima kepada seluruh panitia, ayah dan bunda semoga kegiatan ini menjadi berkah buat kita semua, Amin.” Ungkap Patris (Sapaan Akrabnya).

Dalam materinya Anre Gurutta Prof.DR. KH. Nasaruddin,MA, Ph.D menyampaikan tentang sejarah dan memotivasi seluruh peserta untuk mencintai Al Quran.

BACA JUGA:  Perkenalkan Program Sekolah ke Orang Tua, TK Islam Athirah Gelar Welcoming Day

“Sangat penting bagi kita umat muslim memperingati hari besar islam salah satunya Nuzulul Quran karena bisa tahu sejarah diturunkannya Al quran. Al quran sebagai mukjizat yang diturunkan kepada nabi, jika ada nabi tanpa mukjizat perlu dipertanyakan”. Ujarnya.

Selain itu beliau juga menjelaskan tentang Al Quran yang sangat luar biasa baik dari sisi bahasa maupun pengungkapan ilmiah atau sains yang terdapat didalamnya. Kegiatan ini sangat antusias diikuti oleh peserta karena pemateri juga bercerita tentang sejarah pandemi yang sudah ada sejak zaman nabi seperti umat nabi shaleh yang terkena azab. Adapun perbedaan antara azab dan musibah adalah Azab siksaan yang ditimpakan oleh orang kafir, sedangkan musibah yaitu ditimpakan ke semua baik kaum kafir maupun beriman karena cobaaan untuk menghapus dosa masa lalu. Selain itu tak lupa pemateri mengingatkan kepada seluruh peserta untuk tetap mejaga protokol kesehatan seperti menjaga jarak, rajin mencuci tangan dan memakai masker. (Hd)

Comment