by

Master Edwar Supriawan: Satgas Raika Kecamatan Mamajang Pantau Dua Tempat Ini

Master Makassar Recover Kecamatan Mamajang, Edwar Supriawan

Smartcitymakassar.com – Makassar. Setidaknya ada dua titik yang menjadi sasaran pantauan Satgas Raika (Pengurai Kerumunan) di Kecamatan Mamajang Makassar. Sasaran pantauan tersebut adalah pemantauan masjid dan tempat keramaian seperti warkop dan toserba.

Hal ini disampaikan Master Makassar Recover Kecamatan Mamajang, Edwar Supriawan saat melakukan pemantauan bersama jajaran Polsek dan Koramil Mamajang, Selasa (27/4) malam.

‘FooterBanner’


“Jadi pada malam hari ini kita melakukan dua kegiatan yaitu pemantauan kegiatan jamaah masjid itu sebelum tarawih. Kita turun melakukan imbauan kepada pengurus masjid dan jamaah jamaah masjid yang akan melaksanakan Salat Isya dan Tarawih untuk mengedepankan protokol kesehatan”, jelasnya.

Menurutnya,ada beberapa temuan dari masjid yang sama sekali belum mematuhi protokol kesehatan.

“Makanyq dari kunjungan kami bersama Satgas Raikq, kami mengambil inisiatif bersama Kapolsek dan Danramil, besok pagi kita akan langsung turun yang pertama kita akqn memberikan batas jarak saf karena itu yang ditemukan di beberapa masjid”, ujarnya.

Yang kedua sasaran Satgas Raika turun kepelaku-pelaku usaha warung kopi, toko toserba dan juga masih menemukan ada beberaoa yang tak mematuhi protokol kesehatan.

BACA JUGA:  Danny Ingatkan, Pengelola Mall yang Abaikan Prokes Bisa Berujung Pencabutan Izin

“Oleh karenanya, ini menjadi catatan penting

atau catatan khusus pada intinya Satgas Raika ini turun bukan untuk menghentikan para pelaku usaha tetapi turun memberikan arahan edukasi imbauan kepada para pelaku usaha untuk bagaimana di usaha nya itu tetap mengedepankan protokol kesehatan terhadap pengunjung pengunjungnya”, katanya.

Khusus masyarakat Kecamatan Mamajang, Edwar mengharapkan untuk mengurangi aktivitas berkumpul kalau tidak terlalu penting.

“Kita tidak mau pandemi Covid ini berlarut larut, jadi kita sangat harapkan Ramadan tahun depan kita sudah tidak pakai masker lagi”, ujarnya.

“Tetapi dengan adanya program Makassar recover ini kami optimis pandemi covid 19 dikota Makassar insha Allah ini tahun kita bisa tangani kita bisa keluar dari covid 19 ini. Pada intinya sesuai dengan slogan Makassar recover peduli Ki salamaki”, pungkasnya. (Hd)

‘PostBanner’

Comment