by

Hadiri PKL yang Tak Sesuai Aturan, Ketua Umum PB PMII Terpilih Tuai Kecaman dari Beberapa Cabang di Sulsel

Hadiri PKL yang Tak Sesuai Aturan, Ketua Umum PB PMII Terpilih Tuai Kecaman dari Beberapa Cabang di Sulsel

smartcitymakassar.com – Makassar. Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) terpilih, Muhammad Abdullah Syukri Ketua menuai kecaman dari beberapa Cabang yang ada di Sulawesi Selatan (Suslel). Pasalnya Ketua Umum PB PMII itu membuka Pelatihan Kader Lanjut (PKL) yang dilaksanakan oleh PC PMII Takalar yang dinilai tidak sesuai aturan di organisasi.

Ketua Cabang PMII Enrekang Sudarman Adi Putra menganggap Abe sapaan akrab Ketua Umum PB PMII, sangat tidak layak memimpin PB PMII dengan adanya kejadian ini.

‘FooterBanner’


“PKL merupakan kaderisasi formal yang wajib dilaksanakan oleh PKC dan apabila Cabang yang akan melaksanakan mesti memenuhi beberapa persyaratan sesuai yang tertuang dalam Ketetapan Pleno

Nomor : 011.PB-XVIII.02.010.A-I.02.2016 tentang Pedoman Pelaksanaab Pelatihan Kader Lanjut oleh Pengurua Cabang PMII yang tertuang pada Bab II, pasal 2,” ungkapnya.

Di dalam aturan tersebut, jelas Sudarman memuat poin-point syarat bagi Cabang yang ingin melaksanakan PKL.

“Jika PC ingin melaksanakan PKL, maka harus memenuhi syarat sbb: (a) Secara institusional PC memiliki anggota minimal 300 anggota alumni Mapaba dan minimal 75 kader alumni PKD setiap tahunnya; (b) PC sudah melaksanakan agenda-agenda follow up PKD, baik PKD yang dilaksanakan oleh Komisariat/Cabang (minimal pelatihan instruktur alumni PKD),” jelasnya.

” Kemudian poin (c) Di dalam kepanitiaan PKL, minimal ada 10 kader alumni PKL; (d) Memiliki calon peserta PKL yang berasal dari Cabang penyelenggara (sudah mengikuti follow up PKD) minimal 10 orang; (e) Dua bulan sebelum pelaksanaan PKL, Cabang wajib melaporkan ke PB PMII dengan melampirkan data base jumlah anggota dan kader, serta kepanitiaan dan daftar calon peserta PKL dari cabang pelaksana PKL,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Sate Sianida dan Malapetaka Pernikahan Siri Berujung Maut

Sementara itu, Ketua Cabang PMII Makassar Awal Madani menegaskan, diketahui Cabang Takalar sendiri tidak melakukan persuratan & Ketua Umum terpilih tidak berkoordinasi ke PKC dengan asal membuka acara PKL itu sendiri.

“Saya anggap ini sudah memperkosa aturan Kaderisasi yang di lakukan oleh Ketua Umum terpilih,” kritiknya.

“Kita diajarkan untuk tertib terhadap aturan, lantas bagaimana jika Ketua Umum sendiri yang melakukan hal ini seperti ini ?? Kan konyol namanya,” sambung Awal.

Saat dikonfirmasi oleh Ketua PKC Ahmad Sirajul Munir, lanjut Awal Ketua Umum PB PMII terpilih hanya menyampaikan permohonan maaf karena tidak tahu.

“Pertanyaannya kemudian, bagaimana mau tahu jika Ketua Umum tidak melakukan langkah-langkah koordinasi yang baik. Harus difahami juga, mestinya Ketua umum melakukan langkah-langkah Koordinasi yang baik agar tidak menyepelekan soal aturan dan di situlah fungsi PKC sebagai perpanjangan tangan dari PB PMII,” pungkasnya. (Tbr)

‘PostBanner’

Comment