by

DTKS Terbaru 21 Juta Dinonaktifkan, Ini Kata Menteri Risma

Menteri Sosial Tri Rismaharini

Smartcitymakassar.com – Jakarta. Kementerian Sosial (Kemensos) menonaktifkan sekitar 21 juta data ganda penerima bantuan sosial (bansos), setelah dimutakhirkan melalui Data terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) terbaru.

“New DTKS ini karena kita melakukan pengontrolan data sehingga ada hampir 21,1 juta data yang kita tidurkan,” ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini di Gedung Kemensos, Jakarta, Rabu (21/4/2021).

‘FooterBanner’


Sebelum dilakukan pemutakhiran, banyak masyarakat penerima bantuan yang memiliki data ganda. Mereka tercatat dalam berbagai program bantuan, di samping itu ada pembaharuan karena meninggal dunia, pindah domisili, dan lain-lainnya. Risma mencontohkan jika seseorang diketahui memiliki dua data, maka satu data akan dinonaktifkan. Sehingga dengan pemutakhiran data itu penerima bansos akan tepat sasaran.

BACA JUGA:  Ditetapkan sebagai Teroris, TPNPB Tuding Balik Teroris Sebenarnya Adalah Aparat Keamanan Indonesia

Namun, Risma mengatakan bahwa Kemensos mendorong pemerintah daerah untuk terus memperbaharui data dan melaporkannya ke Kemensos secara berkala. Menurutnya, pembaharuan data akan dilakukan secara berkala tiap bulannya. Kemensos akan menerapkan ketentuan bagi Pemda untuk melaporkan pembaharuan data pada pekan pertama dan kedua. Dan pada pekan berikutnya, Kemensos akan menyatukan data dari Pemda tersebut dengan data yang dimiliki dan data kependudukan dari Kementerian Dalam Negeri agar menjadi data tunggal.

“Semoga bisa menyalurkan di pekan keempat,” jelasnya. (Ip)

‘PostBanner’

Comment