by

Kawal Oligarki yang Berkuasa di Sulsel, Mulawarman Harap Kampus, Media dan LSM Bergerak

Mulawarman (ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Menanggapi pernyataan Akbar Faizal, wartawan senior asal Makassar Mulawarman mengatakan fakta tersebut menakutkan, karena setengah trilliun uang negara setiap tahunnya hanya diberikan ke segelintir kontraktor disekitar Bupati/ Walikota dan Gubernur.

“Saya sudah coba telusuri. Ternyata segelintir kontraktor tersebut masih satu keluarga, atau kerabat, bapak, saudara, sepupu, anak, ponakan, ipar dan besan. Jadi bayangkan setengah trilliun uang rakyat dikuasai satu keluarga. Jadi uang hiba dari gubernur saja mereka bisa dapat, bagaimana APBD provinsi, Kab/kota tentu dengan mudah juga bisa dikasih. Mereka segelintir kontraktor ini disebut Oligarki yang sesungguhnya berkuasa di Sulsel seperti apa yang diungkapkan Akbar kalau mereka sudah sampai bisa menentukan para pejabat pembantu Gub,bupati/walikota seperti kepala dinas dan sebagainya,” kata Mulawarman, via WhatsApp, Sabtu (17/4/2021).

‘FooterBanner’


BACA JUGA:  85 WNA Cina Masuk Indonesia, Anggota DPR RI: Aneh Mudik Dilarang, Aturan Harus Berlaku Untuk Semuanya

Olehnya, Mulawarman berharap kepada Warga kampus, media dan LSM, bergerak bersama mengawal, karena segelintir kontraktor itu sudah menjadi oligarki yang sesungguhnya berkuasa di Sulsel.

“Tidak ada takutnya itu segelintir kontraktor. Bahkan sudah diungkap Akbar, ada yang sudah dipanggil KPK saksi kasus NA, tapi mereka masih jadi pemenang lelang di semua proyek pemprov tahun 2020/2021,” kata Mulawarman.

Terakhir, Mulawarman berharap kepada Plt Gubernur dan Sekprov agar mengawal ketat Biro Pengadaan dan bagian lainnya.

“Saya sempat beri masukan. Plt Gubernur merespon bahwa sistem sedang diperbaiki. Tapi Sekprov Abdul Hayat menuduh saya mengancamnya dengan masukan dan info yang saya berikan kepada beliau,” pungkas Mulawarman. (Ip)

‘PostBanner’

Comment