by

Alat Rapid GeNose karya Ahli dari UGM Bakal Dukung Program Makassar Recover

Keterangan: Program Makassar Recover / foto: ist

Smartcitymakassar.com, Makassar. GeNose Covid-19 Perwakilan Sulawesi Selatan sangat berterima kasih atas kepercayaan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto, dan Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, dengan mendeteksi Virus Corona (COVID-19) menggunakan hasil karya anak bangsa buatan ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yakni alat GeNose.

Hal ini disampaikan Darwis sebagai koordinator Alat GeNose kepada wartawan, Jum’at malam (2/4/2021).

‘FooterBanner’


“Harga tes GeNose harganya sangat murah dan ampuh untuk mengetahui kesehatan masyarakat yang mana sehat, penyintas, dan OTG. Apalagi alat itu masuk didalam program Makassar Recover yaitu Penguatan Imunitas, Adaptasi Sosial, dan Pemulihan Ekonomi,” kata Darwis.

Sebelum akan memeriksa kesehatan dengan GeNose, masyarakat dianjurkan tak makan dan tidak memakai parfum beberapa menit.

“Bagi masyarakat yang ingin dideteksi melalui alat Genose harus lebih dulu mengikuti anjuran yaitu, tidak merokok, tidak makan dan tidak menggunakan wangian (parfum) setengah jam sebelum menggunakan alat. Kalau semua terpenuhi, setengah jam kemudian diambil hembusan nafas. Hasilnya bisa kelihatan setelah dua menit,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar meminta pihak GeNose untuk menjalin kerjasama dalam memerangi virus corona di kota daeng ini.

BACA JUGA:  Soal Kondisi Jalan dan Anggaran di Lutra, Ini Datanya

“Pada 7 April ada pemakaian GeNose di Balaikota. Kami diundang oleh pak Danny Pomanto sebagai Wali Kota. Ini adalah bentuk kepercayaan beliau agar program Makassar Recover bisa terlaksana baik,” lanjut Darwis.

Lebih jauh, ia juga bakal menghadirkan peneliti penemu GeNose, seperti Eko Wahyu Prasetio, Taufan Nugroho, Amelia Indinur dan Andi Rahmadi pada pertemuan di Kota Makassar. Juga, ia menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar.

Menurut Darwis, keunggulnya GeNose dibandingkan alat sejenisnya adalah alat ini dapat dipercaya. Tidak dapat dimanipulasi hasilnya. Selain itu, harganya juga sangat terjangkau untuk satu kali tesnya.

Mereka yang telah memeriksakan diri menggunakan alat tersebut pastinya mendapatkan surat keterangan atau data lengkap dengan fotonya. Tertampil juga barcode dengan PCR.

“Tahap awal, pak Walikota Makassar mengambil 10 unit Genose lengkap dengan filter, komputer, dan barcode. Rencananya akan disebar ke puskesmas dengan menempatkan kontainer,” papar Darwis.

“Kami juga didampingi oleh tenaga kesehatan yakni Argentum yang di semprot Clinoptilolit free 250 paket. Unhas juga berencana pakai. Kabupaten lain juga seperti Wajo, Sidrap dan Bantaeng,”tutupnya.** (ib)

‘PostBanner’

Comment