by

Kepala UPT Losari Berterima Kasih Saat Mendapat Laporan Pungli: Kami Akan Awasi dan Tindak Tegas

Jajaran UPT Losari saat berdiskusi dengan para pedangan dan serikat pedagang membahas dugaan adanya Pungli.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Mendapat keluhan dari para pedagang terkait dugaan aktifitas pungutan iuran mengatasnamakan pihaknya. Kepala UPT Losari, Nurul Akbar langsung mengambil sikap cepat dengan menertibkan aktifitas yang dimaksud dan mengumpulkan semua pedagang bersama organisasi Serikat untuk duduk bersama.

Dihadapan pedagang dan perwakilan serikat pedagang, Akbar (sapaan akrabnya) menyampaikan, video mengenai dugaan pungli tersebut kejadiannya sekitar empat mingguan yang lalu. Dan langsung ditindak dan melakukan pembinaan pada malam itu juga.

‘FooterBanner’


“Alhamdulillah pasca itu, tidak ada lagi kelanjutan diwilayah itu. Namun, kami akan terus memantau jika akan kelanjutan dari aktifitas serupa. Kami tidak akan segan memberikan sanski tegas pada pelakunya”, tegas Akbar.

Bahkan, Akbar menjelaskan bahwa pihaknya malah heran kenapa video ini baru beredar. Sementara, lanjut dia, sudah ada penindakan pada hari itu juga.

“Tapi, kami tetap berterima kasih dengan adanya laporan seperti ini, kami bisa lebih meningkatkan pengawasan terhadap semua aktifitas di wilayah ini”, ucapnya.

Smentara, perwakilan dari Koordinator pedagang dari Serikat Rakyat Miskin Indonesia, Yanti juga menegaskan jika selama ini pihaknya selaku pendamping selalu berkoordinasi dengan pengelola. Apapun yang akan menjadi kesepakatan diinternal organisasi, kata Yanti, pihaknya selalu sampaikan ke pengelola Losari.

BACA JUGA:  Kalbe Farma Bakal Bagi Susu Formula, Danny: Utamakan Anak Pegawai Kontrak

“Pungutan yang dimaksud itu Adalah iuran wajib bagi anggota kami yang tergabung dalam serikat dan itu (pungutan) tidak ada kaitannya sama sekali dengan UPT. Itu pun tidak berjalan maksimal. Karena hanya beberapa anggota yang rutin menyetor iuran. Karena memang tidak ada paksaan pada anggota. Apalagi dalam situasi pandemi seperti ini”, bebernya.

Terkait adanya tudingan pada pihak pengelola Losari yang menerima setoran dari beberapa penyedia merk jualan minuman kemasan, bakso bakar, dan roti juga dibantah keras oleh pihak pengelola.

“jika benar ada yang menyebut atas nama kami menerima setoran dari mereka. Kami siap diperhadapkan dengan mereka. Kami sekali lagi membantah itu semua. Kami bahkan tdk membenarkan adanya monopoli produk diwilayah kami”, tegas Akbar.

“cuma karena pedagang sendiri yang memintanya untuk diboleh menjual merek yang sama dengan alasan modalnya rendah, maka kami membolehkannya. Dengan ketentuan, merk lain pun dibolehkan sesuai aturan yang berlaku”, pungkas kepala UPT Losari ini.(As)

‘PostBanner’

Comment