by

BPR Makassar Menjadi Perseroda, Fatmawati Singgung Soal Daya Saing

Keterangan: Wakil Walikota Makassar, Fatmawati Rusdi, menghadiri rapat sidang paripurna DPRD Kota Makassar. Rabu (31/3/2021) / foto: ist

Smartcitymakassar.com, Makassar. Wakil Walikota Makassar, Fatmawati Rusdi, yang mewakili wali kota Makassar, menghadiri rapat sidang paripurna DPRD Kota Makassar. Rabu (31/3/2021).

Rapat ini membahas perubahan status badan hukum Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Makassar.

‘FooterBanner’


Sidang paripurna mengagendakan pendapat akhir fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang perubahan bentuk badan hukum Perusahaan Umum Daerah (Perusda) terhadap BPR Makassar menjadi Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda).

Dari penjelasan juru bicara masing-masing fraksi tentang perubahan bentuk badan hukum BPR menjadi Perseroda, seluruh fraksi menyetujui rancangan perubahan badan hukum BPR dari Perusda menjadi Perseroda.

Setelah penjelasan masing-masing fraksi, dilanjutkan dengan agenda pengambilan keputusan terhadap Ranperda tentang perubahan badan Hukum Perusda BPR menjadi perusahaan daerah perseroan terbatas BPR kota Makassar.

Menurut Fatmawati, perubahan badan hukum BPR merupakan inisiasi dari DPRD Kota Makassar yang perlu diberi apresiasi. Hal ini karena dalam proses pembahasan perubahan badan hukum BPR telah menempuh proses yang panjang oleh pansus di DPR.

BACA JUGA:  Kapolda Sulsel Dampingi Kunjungan Silaturahmi Ketua PB NU ke Gereja Katedral Makassar

“Rangkaian pembahasan pansus ranperda ini tentunya sangat menguras tenaga bersama unsur lain yang terlibat dalam pembahasan ranperda ini,” ucap Fatma.

Dia pun berharap, adanya perubahan status badan BPR melalui Ranperda, Bank BPR Perseroda dapat lebih profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Perubahan badan Hukum BPR tentunya menjadi instrumen bagi BPR untuk berdaya saing, supaya mempunyai tata kelola manajemen yang baik dan profesional dalam menghimpun dana serta membantu usaha kecil dalam mengembangkan usahanya,” jelas Fatma.** (Ib)

‘PostBanner’

Comment