by

Robot sebagai Asisten Dokter dan Perawat

Robot V.4 produksi Promobot, dapat membedakan Anda dari pesaing, menarik pelanggan, dan meningkatkan loyalitas merek konsumen mereka. Robot itu otonom dan tidak membutuhkan orang untuk mengontrol pekerjaannya. (Foto: IG / promobot.global)

Smartcitymakassar.com – Sebuah klinik di Moskow memanfaatkan robot sebagai asisten dokter dan perawat. Robot itu dapat melakukan tugas-tugas sederhana seperti mengukur suhu dan tekanan darah, dan memberikan informasi yang dibutuhkan pasien.

Para pengunjung Klinik Hadassa, sebuah fasiltas layanan kesehatan megah di Moskow, kini sudah tidak sungkan lagi ketika disapa Dokter Hudsson.

‘FooterBanner’


Dokter yang satu ini bukanlah manusia, melainkan robot yang dioperasikan klinik tersebut untuk meringankan pekerjaan dokter dan perawat.

Selain memberikan informasi tentang layanan baru dan jam kerja klinik itu, Dokter Hudsson juga dapat mengukur kadar gula darah dan tekanan darah.

Rodion Sigal, wakil kepala urusan medis klinik Hadassa, bangga dengan kehadiran robot itu. Ia mengatakan, “Ini adalah asisten, asisten perawat medis, administrator, dokter. Ini bukan mainan seperti yang sepintas terlihat.”

Sebagai asisten administrator, Dokter Hudsson membantu pasien untuk membuat janji konsultasi atau tes medis.

Sebagai asisten perawat, ia mengumpulkan data-data medis pokok sebelum pasien menemui dokter.

Semua pengukurannya dapat diandalkan, menurut Sigal, meskipun tingkat keakuratan tes kadar gula darah yang dilakukan Dokter Hudsson masih perlu ditingkatkan.

“Sayangnya, pada tahap ini, glukometer noninvasif yang terpasang pada robot ini tidak memiliki kepekaan yang sama seperti glukometer invasif, tetapi perbaikan sedang dilangsungkan.Saya pikir pada masa depan ini semua akan mungkin dilakukan. “

BACA JUGA:  AS Sebut Tindakan Cina di Laut Cina Selatan ‘Melanggar Hukum’

Robot diagnostik ini dikembangkan sebuah perusahaan bernama Promobot di Perm.

Pengembangannya dimulai pada akhir 2018 berkat kerja sama dengan sekolah kedokteran setempat. Prototipe pertamanya muncul delapan bulan kemudian pada akhir 2019.

Oleg Averkov, manajer proyek di Promobot, mengatakan, “Kami bertanya kepada para pakar medis masalah kesehatan apa yang dimiliki Rusia saat ini. Jawabnya ternyata adalah penyakit kardiovaskular.”

Beranjak dari pemahaman ini, Promobot mengembangkan robot yang bisa memeriksa suhu, tekanan darah, kadar gula darah, volume paru-paru dan kadar oksigen darah.

Pandemi virus corona, menurut Averkov, juga mendorong permintaan yang tinggi terhadap Dokter Hudsson.

“Karena ini robot, yang meniadakan kontak manusia-ke-manusia, ini sangat menguntungkan. Anda dapat dengan mudah mendekati robot itu dan menjalani semua pemeriksaan.”

Belasan robot diagnostik ini sudah terjual saat ini. Empat di antaranya dioperasikan di Moskow. Tidak hanya perusahaan medis yang membelinya, tapi juga perusahaan nonmedis yang ingin mempromosikan gaya hidup sehat di kalangan karyawannya. (Sumber: VOA)

‘PostBanner’

Comment