by

Danny Tekankan Dewan Pendidikan Makassar Agar Siapkan Regulasi Tepat Sasaran

Keterangan: Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto saat menerima Dewan Pendidikan Kota Makassar berkunjung ke Kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Rabu (24/3/2021) / foto: ist.

Smartcitymakassar.com, Makassar. Kondisi pendidikan di Kota Makassar masih dalam situasi memprihatinkan. Masih banyak anak usia sekolah yang berkeliaran di jalan untuk mengais rejeki. Ini menjadi keprihatinan Wali Kota Makassar yang diutarakannya di hadapan Dewan Pendidikan Kota Makassar saat berkunjung ke Kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Rabu (24/3/2021).

Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, menekankan agar Dewan Pendidikan Makassar harus menyiapkan regulasi yang tepat sasaran demi peningkatan kualitas pendidikan.

‘FooterBanner’


“Besar harapan saya, Dewan Pendidikan Kota Makassar bisa menjadi wadahnya tenaga pendidik untuk pengembangan kualitas diri sehingga dapat meningkatkan pendidikan di Makassar,” harap Danny.

Di hadapan Dewan Pendidikan Makassar yang dihadiri Rudianto Lallo juga Apiaty Amin Syam serta beberapa jajaran lainnya, Danny Pomanto kembali menekankan semua anak harus sekolah.

“Tidak ada alasan untuk anak di Kota Makassar tidak mendapatkan pendidikan. Mulai dari PAUD hingga SMP kita buat jalur tol pendidikan yang artinya anak yang dimulai PAUD secara otomatis akan masuk di TK lalu SD dan SMP. Itu tanggung jawab kita,” tegasnya.

BACA JUGA:  Dirut PDAM Makassar Laporkan Beberapa Permasalahan, Fatmawati Rusdi: Tindak Sesuai Aturan

Sementara itu, Juru bicara Dewan Pendikan Makassar, Mafhud, mengatakan akan siap menjalankan instruksi wali kota dan berharap ada perbaikan kualitas serta kesejahteran para tenaga pendidik.

“Kabar baik untuk pendidikan di Makassar. Kepedulian Wali Kota Makassar menjadi cambuk bagi kami untuk mencetak generasi penerus bangsa yang mumpuni dan berkualitas. Semoga tidak ada lagi potret anak berkeliaran di jam sekolah,” tutur Mafhud.

Diharapkan ke depannya, Kota Makassar menjadi kota pertama yang melaksanakan pembelajaran tatap muka pertama di masa pandemi dengan catatan semua harus dipersiapkan dengan matang dan maksimal.** (Ib)

‘PostBanner’

Comment