by

Dua BUMN Teken MoU dengan Pemkot Makassar Terkait Makassar Recover

Keterangan: Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, menandatangani Momerandum of Understanding (MoU) dengan dua perusahaan BUMN, yakni Pegadaian dan BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK), Selasa (23/3/21) / foto: ist.

Smartcitymakassar.com, Makassar. Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, melakukan penandatanganan Momerandum of Understanding (MoU) dengan dua perusahaan BUMN, yakni Pegadaian dan BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK), berlangsung di kediaman Wali Kota Makassar, Jalan Amirullah, Selasa (23/3/21).

Keterangan: Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, menandatangani Momerandum of Understanding (MoU) dengan dua perusahaan BUMN, yakni Pegadaian dan BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK), Selasa (23/3/21) / foto: ist.

‘FooterBanner’


Penandatanganan ini sebagai tanda bahwa dua perusahaan BUMN ini serius untuk ikut serta mensukseskan program Makassar Recover.

Untuk BPJS Ketenagakerjaan sendiri memberikan dukungan dalam bentuk penjaminan dan perlindungan para tenaga kesehatan yang terjun langsung untuk memutus rantai covid 19.

“Tenaga kesehatan (nakes) semuanya yang terangkum di dalam Makassar Recover sejumlah 15.306 orang dan semua RT/RW di Kota Makassar. Ini bentuk dukungan dan kepedulian serius kita terhadap pemutusan penyebaran rantai virus Covid 19,” ucap Lubis Latief, Kepala Cabang BPJSTK cabang Makassar.

BACA JUGA:  Damkar Bakal Semprot Semua Sekolah, Danny: 1 cm pun, Jangan Lewatkan

Sementara, Pegadaian memberikan ratusan tabungan emas dan puluhan Hazmat lengkap kepada para nakes yang berjuang.

“BPJSTK dan Pegadaian hari ini memberikan dukungan partisipasi yang cukup luar biasa. Pegadaian memberikan Hazmat untuk para detektor Makassar Recover dan tabungan emas untuk rakyat yang patuh terhadap protokol kesehatan, mulai dari vaksin hingga mewujudkan Economic Recovery menuju adaptasi sosial yang baik,” sebut Danny.

Wali kota Makassar ini pun berharap, MoU ini bisa memberikan perlindungan yang maksimal kepada para tenaga kerja, baik itu ASN dan non ASN. Karena, menurut Danny, kewajiban pemerintah kota harus melindungi rakyatnya baik itu berasal dari dana pemerintah maupun swasta.

“Saya kira kota modern itu wajib memperhatikan rakyatnya apalagi di masa pandemi seperti ini. Kita harus fight,” pungkas Danny.** (Ib)

Comment