by

(VIDEO) Mobil Presiden Jokowi Tiba-tiba Berhenti di Ubud Bali, Ada Apa?

Jokowi di Ubud Bali

Smartcitymakassar. Denpasar. Presiden Jokowi singgah di sebuah toko kerajinan dan mebel di kawasan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa (16/03/2021) (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

Usai meninjau pelaksanaan vaksinasi massal COVID-19 di Puri Saren Agung, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa (16/03/2021), Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan perjalanan menuju lokasi acara berikutnya.

‘FooterBanner’


Namun dalam perjalanan tersebut, rangkaian kendaraan Presiden sempat berhenti di bilangan Jalan Raya Mas, Ubud. Dan ternyata Presiden Jokowi singgah di salah satu toko yang menjual sejumlah mebel dan kerajinan.

Yani sang pemilik toko pun mengaku terkejut dengan kedatangan Presiden ke tempatnya.

“Kaget banget. Tadi senang banget dapat lambaian tangan. Kita enggak menyangka beliau datang ke tempat kita,” ujar Yani.

Menurut Yani, Presiden Jokowi sempat menanyakan bahan yang digunakan untuk membuat sebuah kerajinan.

Sebelumnya, dalam keterangan persnya, Presiden Jokowi mengatakan, di Pulau Dewata terdapat tiga zona hijau yang dipersiapkan untuk dibuka penuh untuk para wisatawan.

BACA JUGA:  Survei SMRC Sebut Ada 59 Persen Warga Setuju Pembubaran FPI

“Saya lihat di Provinsi Bali ini kita ingin konsentrasi di tiga zona hijau yang telah ditetapkan, yaitu di Ubud, kemudian di Sanur, yang ketiga di Nusa Dua. Kita harapkan ini menjadi sebuah kawasan hijau (zona hijau) yang nantinya bisa kita buka penuh untuk para turis sehingga mereka merasa aman dan nyaman tinggal di Bali,” ujar Jokowi.

Presiden Jokowi pun berharap dengan dibukanya tiga wilayah zona hijau tersebut sektor pariwisata di provinsi ini dapat bangkit kembali.

“Kita harapkan dengan kita fokus di tiga zona ini, kebangkitan sektor pariwisata di Provinsi Bali akan dimulai, dan akan kita evaluasi setiap minggu bagaimana perkembangan yang ada di kawasan-kawasan ini dan pada umumnya di Provinsi Bali,” pungkasnya. (Ip)

Berikut videonya:

‘PostBanner’

Comment