by

Pejabat Partai Suu Kyi Meninggal dalam Penahanan Polisi

Pejabat Partai Suu Kyi Meninggal dalam Penahanan Polisi

Smartcitymakassar.com – Seorang pejabat dari partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Aung San Suu Kyi yang digulingkan telah meninggal dalam tahanan polisi. Seorang pejabat partai itu mengonfirmasi kepada VOA, sementara pasukan keamanan terus menindak keras protes-protes anti-kudeta di Myanmar.

Anggota NLD Khin Maung Latt ditangkap dalam penggerebekan Sabtu (6/3) malam di Yangon dan meninggal dalam penahanan, kata anggota parlemen partai Sithu Maung. Penyebab kematian belum diumumkan.

‘FooterBanner’


Tun Kyi, juru bicara Asosiasi Bantuan Hukum untuk Tahanan Politik di Myanmar mengatakan kepada VOA bahwa dia menemani keluarga yang berduka untuk mengambil jenazah Khin Maung Latt dan menyaksikan darah di kepalanya, jari-jarinya menghitam, dan luka di punggungnya.

Penggerebekan semalam yang dilakukan oleh polisi menarget para pemimpin NLD. Polisi belum mengomentari masalah tersebut.

BACA JUGA:  Masa Suram di Brazil, Kematian Akibat COVID Mencapai 400 Ribu Jiwa

Sementara itu, ribuan pengunjuk rasa anti-kudeta kembali ke jalan-jalan Myanmar hari Minggu (7/3).

Di Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar, sejumlah besar aktivis menggelar protes duduk setelah dua menit hening untuk mengheningkan cipta bagi orang-orang yang dibunuh oleh unit polisi dan militer.

Polisi menggunakan granat kejut dan gas air mata terhadap para demonstran di kota kuil bersejarah Bagan, sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO, yang terkenal dengan kuil Buddha kuno.

Tentara juga mencari tetapi tidak menemukan para pengacara yang bekerja untuk Liga Nasional untuk Demokrasi mantan pemimpin de facto Suu Kyi, kata Sithu Maung dalam sebuah unggahan di Facebook. (Sumber: VOA)

‘PostBanner’

Comment