by

Pemuda Warga Kompleks Stella Maris Makassar Ini Ditemukan Tewas, Diduga Bunuh Diri Minum Racun

Pemuda Warga Komplek Stella Maris Ini Ditemukan Tewas, Diduga Bunuh Diri Minum Racun

Smartcitymakassar.com – Makassar. Warga Kompleks Stella Maris Kel. Karunrung Kecamatan Rappocini Kota Makassar, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang pemuda didalam kamar di rumah salah satu warga, Kamis (04/2/3/2021) Petang.

Diduga mayat korban bunuh diri dengan mengonsumsi racun Sianida, adapun mayat tersebut atas nama Enricho leonardo (22) alamat sesuai KTP Komp. Rs.school Keyen kelurahan Keyen Kecamatan teminabuan Kabupaten Sorong Provinsi Papua barat.

‘FooterBanner’


Mayat Enricho pertama kali ditemukan oleh saksi Obet, keponakan korban dimana saat itu Obet pulang ke rumah tantenya Ibu Natalia Marsina tempat mayat korban ditemukan, untuk mandi sore.

Ketika setelah selesai mandi saksi obet mencoba membangunkan korban yang sementara tertidur dalam posisi tengkurap dengan memegang kaki korban, namun merasa curiga karena kaki korban terasa kaku, kemudian memanggil tantenya dan warga setempat untuk bersama-sama memeriksa kondisi korban, namun setelah diperiksa korban sudah meninggal.

Kemudian saksi Obet meminta bantuan warga untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rappocini, saat mayat korban ditemukan di tubuh Enricho masih mengenakan pakaian lengkap.

BACA JUGA:  Kapolda Sulsel Buka Pendidikan Pembentukan Calon Bintara Polri TA 2021 di SPN Batua Polda Sulsel

“Sebelumnya saya bersama keponakan yang lain sempat baring bersama korban di kasur namun tidak mengetahui keadaan korban karena kondisi kamar tersebut gelap karena lampu kamar korban sudah beberapa hari tidak menyala” tutur Obet.

Mendapat laporan dari warga, Kapolsek Rappocini Kompol H.A.Ashari,SH.MH bersama Kanit Reskrim Iptu Nurman Matasa,SH dan piket Fungsi langsung ke TKP kemudian memasang Police Line.

Kapolsek Rappocini Kompol H.A.Ashari,SH.MH mengatakan Pihak Kepolisian melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan melakukan pemeriksaan barang milik korban, tepat disamping tempat tidur korban didapati bungkusan serbuk putih dan tulisan dilembar kertas “Sianida Jangan Disentuh” yang diduga racun yang diminum oleh korban hingga meninggal.

“Untuk Sementara penyebab korban melakukan tindakan ini masih kami dalami, kemudian mayat korban dibawah ke Bid Dokkes Polda Sulsel untuk dilakukan Visum Et Revertum (VER) ataupun Autopsi guna mengetahui sebab akibat korban meninggal dunia” pungkasnya. (Hd)

Comment