by

Diduga Dulu Ingin Dialihkan ke Infrastruktur, Dana Hibah Ditarik Pusat, Anggiat: Saya Masih Berharap Bisa Dicairkan

Ketua PHRI Sulsel Anggiat Sinaga.(As)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) membeberkan jika danah hibah yang diperuntuhkan oleh pengusaha hotel dan restoran yang terdampak Covid-19 ingin dialihkan ke infrastruktur oleh pejabat pemerintahan sebelumnya.

Akibatnya, dana hibah tersebut batal dicairkan dan ditarik kembali oleh pemerintah pusat, yakni Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

‘FooterBanner’


Bahkan, kata Danny Pomanto, akibat penarikan tersebut, anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dipotong Rp. 4 miliar.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga mengatakan, soal peralihan fungsi dana hibah yang dilakukan pejabat sebelumnya tidak diketahui.

“Soal itu (peralihan) saya tidak mengetahui Bos”, ujar Anggiat melalui komentar tertulis. Rabu (3/3/2021).

BACA JUGA:  Di Tengah Pandemi, Olimpiade Tokyo Dibuka Secara Resmi

Namun, dirinya masih berharap agar dana hibah tersebut masih bisa dicairkan. Bahkan sebelumnya, General Manager Hotel Claro itu telah berkunjung langsung ke Kemenparekraf.

“Saat ini sudah proses di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan mereka (Kemenkeu) juga telah meminta data – data hotel dan restoran yang akan dibayarkan. Semoga saja berhasil”, harap Anggiat.

Akan tetapi, Anggiat belum mendapat kepastian dari pihak Kemenkeu, kapan dana hibah tersebut dicairkan. Namun, dirinya tetap berharap agar pencairan ini bisa berjalan.

“Semoga secepatnya bisa dicairkan”, harapnya lagi.(As)

Comment