by

Metro Tanjung Bunga Aset Pemprov? Rudianto Lallo: Jalan Itu Masih Aset Pemkot Makassar

Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lalo.(As)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Isu pengalihan aset Pemerintah Kota Makassar (Pemkot) ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) yakni jalan Metro Tanjung ditanggapi oleh Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo.

Sebelumnya, Pemkot Makassar dibawah kepemimpinan Pj Wali Kota Makassar 2020, Rudy Djamaluddin mengusulkan kepada Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah kala itu untuk mengambil alih jalan Metro Tanjung Bunga.

‘FooterBanner’


Ia beralasan, selain meminimalisir anggaran, ujung jalan tersebut terkoneksi dengan jalan Provinsi.

Namun, Rudianto menjelaskan bahwa apapun jenis bangunan itu, harusnya Pemkot Makassar berkoordinasi dengan wakil rakyat.

“Harusnya pak Pj lapor dulu dengan DPRD jika ada pengalihan, harus ada persetujuan dari kami sebagai wakil rakyat. Ada mekanisme yang harus diikuti, ada aturannya, tidak sertmerta dialihkan”, jelas legislator partai Nasdem Makassar itu kepada awak media. Selasa (2/3/2021).

BACA JUGA:  Amaris Panakkukang Umumkan Seluruh Stafnya Telah Divaksin Dua Tahap

Sebagai wakil rakyat, Rudianto dengan tegas jika peralihan itu tidak pernah dilaporkan ke DPRD Makassar. Bahkan, lanjut dia, dewan merasa heran ketika adanya pemberitaan jika Metro Tanjung Bunga akan dialihkan sebagai aset Pemprov.

“Tidak pernah ada komunikasi Pemkot dalam hal ini pak Pj terkait peralihan tersebut. Harusnya pak Pj lapor dulu, karena semua aset itu adalah hasil rakyat, jadi harus lapor dulu kepada lembaganya rakyat (DPRD)”, tambah dia.

“Tapi kami tidak pernah anggap itu pengalihan. Sampai saat ini, itu (Metro Tanjung Bunga) masih kami anggap sebagai aset Pemkot Makassar karena memang belum ada laporan masuk soal pengalihan itu”, tegas Rudianto.(As)

‘PostBanner’

Comment