by

Danny Pomanto Rangkul Dokter Pade’: Saatnya Bersatu Membangun Makassar

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto saat berdialog dengan para relawan Covid-19 dan IDI Makassar.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar di bawa kepemimpinan Moh Ramdhan Pomanto (Danny Pomanto) dalam penanganan Covid-19 terus dilakukan.

Kali ini, Danny Pomanto mengajak seluruh kalangan yang berkompeten untuk berkolaborasi dalam program penanganan virus yang bermula di Wuhan, China.

‘FooterBanner’


Salah satunya Dr. Fadli Ananda atau yang biasa disapa dokter Pade’. Sebagai mantan lawan politik di Pilkada Kota Makassar 2020 lalu, Danny Pomanto tidak pikirkan hal itu.

Menurut Danny Pomanto, pertarungan politik dalam Pilwalkot lalu telah selesai. Dirinya bahkan menaruh hormat pada dokter Pade’, yang ikut mengucapkan selamat sesaat setelah pengumuman Quick Count, 9 Desember lalu.

“Saatnya untuk berjuang melawan musuh bersama: virus Covid-19 di masa pandemi saat ini, Dokter Fadli ini kan bagian dari City Influencer kelompok millenial, beliau juga pengabdi, praktisi, dan profesional di bidang kesehatan, jadi bantuannya sangat dibutuhkan saat ini”, ucap ahli arsitek itu setelah bertemu dengan relawan dokter dan pengurus IDI Makassar di kediamannya, Jalan Amirullah, Makassar. Selasa (2/3/2021).

Sementara, dokter Pade’ sangat mengapresiasi langkah Danny Pomanto yamg melibatkan para dokter yang tergabung dalam IDI Makassar. Ia beranggapan, saatnya untuk bersatu membangun Kota Makassar tanpa ada perpecahan.

BACA JUGA:  Berbuka Puasa di Hotel atau di Rumah dengan Menu dari Grand Palace Hotel

“Musuh bersama kita saat ini adalah Covid-19, karena menyangkut kesehatan, ekonomi, dan sosial. Kita lupakan kompetisi Pilkada lalu, saatnya bersama-sama membangun kota kita yang saat ini dipimpin Danny – Fatma”, tuturnya.

Untuk diketahui, program Makassar Recover yang akan diluncurkan Pemkot Makassar mendatang bukan hanya melibatkan ratusan relawan dokter dan tenaga medis se-Makassar.

Pemkot Makassar akan mendatangkan alat GeNose, teknologi pengetesan virus Corona temuan ahli Universitas Gajah Mada (UGM), untuk mendukung proses skrining dan tracing kontak pasien positif Covid-19 di Makassar.

Bahkan, program tersebut nantinya akan berbasis sistem digital dengan teknologi kecerdasan buatan (artificial inteligence) karya start up anak Makassar.

“Program prioritas saya bersama Fatma setelah dilantik adalah bagaimana memutus mata rantai penyebaran Covid-19, setelah itu tuntas, kita beralih pada program lainnya”, tutup Danny Pomanto.(As)

‘PostBanner’

Comment