by

Pelantikan Danny-Fatma: Perjalanan Demokrasi Kota Makassar Torehkan Sejarah

Keterangan Foto: Moh Ramdhan “Danny” Pomanto – Fatmawati Rusdi

Smartcitymakassar.com – Makassar. Pasangan Wali Kota Makassar – Wakil Wali Kota Makassar Terpilih, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto – Fatmawati Rusdi, resmi dilantik per hari ini 26 Februari 2021, di Baruga Pattingaloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan.

Pada momen pelantikan tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan, HM Nurdin Abdullah melantik secara serentak 11 pasangan kepala daerah terpilih yang telah ditetapkan sebagai pemenang kontestasi di Pemilukada 2020 yang lalu.

‘FooterBanner’


Sementara, pasangan Danny Pomanto – Fatmawati Rusdi resmi ditetapkan sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar setelah meraih suara terbanyak di pilkada Makassar lalu dengan persentase 41%.

Dibalik pelantikan Danny sebagai Wali Kota Makassar periode 2021 – 2026, rupanya mencatat sejarah dalam perjalanan demokrasi dan ranah birokrasi kota Makassar.

Kemenangan Kotak Kosong Kali Pertama

Sebelum menemui momentum pelantikan hari ini, Danny Pomanto melalui proses demokrasi yang cukup panjang dan berliku. Salah satu yang paling fenomenal adalah di saat sosok dengan julukan ‘Anak Lorongna Makassar’ tersebut, harus didiskualifikasi pada Pilkada 2018, dan kotak kosong pun menjadi opsi pilihan bagi masyarakat Makassar kala itu, dan faktanya untuk kali pertama Kotak Kosong keluar sebagai pemenang di pilkada Makassar.

BACA JUGA:  Patroli Satgas Raika Kecamatan Ujung Pandang, Lurah Maloku: Masih Ada Pelaku Usaha yang Tidak Taat Aturan

Sosok Perempuan Pertama di Kepemimpinan Pemkot Makassar

Sosok Fatmawati Rusdi yang menjadi Wakil Wali Kota Makassar, mendampingi Wali Kota Makassar, M Ramdhan Pomanto, juga menghadirkan catatan sejarah baru dalam birokrat kota Makassar, Fatma merupakan Wakil Wali Kota perempuan pertama di Makassar.

Tim Transisi di Masa Transisi

Pasca penetapan dirinya sebagai Wali Kota Makassar terpilih, Danny Pomanto kemudian membentuk sebuah tim dengan melibatkan para “expert” untuk kemudian fungsi tim ini adalah merancang bagaimana agar program strategis dalam perwujudan pencapaian visi misi bisa terlaksana sebaik mungkin, dan itu sudah dilakukan sejak masa transisi.

Hal ini memperlihatkan kesiapan serta kesigapan sang Inovator untuk kembali memimpin kota yang pernah ia nahkodai sebelumnya pada periode 2014-2019 lalu.

Selamat bekerja kembali, sang Inovator**(AS)

‘PostBanner’

Comment