by

PPKM Diperpanjang, William Ajak Semua untuk Kerjasama, Nurul Hidayat: Berilah Pengecualian Pada Usaha Malam

Ilistrasi PPKM

Smartcitymakassar.com – Makassar. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali mengeluarkan surat edaran mengenai Perpanjang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari tanggal 23 Februari – hingga 9 Maret 2021 mendatang.

‘FooterBanner’


Menanggapi hal tersebut, Ketua komisi B DPRD Kota Makassar, William Lauren menjelaskan, Pemkot Makassar melakukan hal tersebut demi menekan penyebaran Covid-19 di Kota Anging Mammiri ini.

“Itu (menekan penyebaran Covid-19) tugas pokok pemerintah, tapi disisi lain mereka juga harus memulihkan ekonomi. Jadi, kebijakan tersebut wajar – wajar saja ketika pemulihan ekonomi berlanjut harus diimbangi dengan membatasi kegiatan demi mengurangi penyebaran virus ini”, jelas William saat dikonfirmasi. Selasa (23/2/2021).

Untuk itu, William mengajak semua lapisan masyarakat untuk bisa bekerja sama dengan Pemkot Makassar dalam menekan penyebaran Covid-19 di Kota Daeng ini.

Namun, Anggota komisi B Nurul Hidayat berpendapat, PPKM yang dilakukan oleh Pemkot Makassar kemungkinan tidak berefek kepada masyarakat Kota Makassar.

Pasalnya, legislator partai Golkar Makassar itu beranggapan jika masyarakat saat ini sudah mulai sadar diri akan bahaya Covid-19.

“Saya lihat, itu PPKM kayanya sudah tidak berefek ke masyarakat, karena saya lihat mereka sudah sadar diri, misalnya mereka sudah tidak nyaman kalau tidak menggunakan masker”, ungkap Nurul.

BACA JUGA:  Camat Ujung Tanah Gelar Rakor Soal Pelaksanaan Salat Idul Fitri

Apalagi, lanjut dia, penerapan protokol kesehatan di tempat usaha – usaha malam misalnya rumah makan juga sangat ketat.

Terlebih lagi, Nurul mengakui jika selama ini tidak pernah melihat status penyebaran Covid-19 di Kota Makassar. Apakah kurva virus ini di Makassar naik ataukah turun.

“Tidak pernah toh’, kan waktu awal – awal sering di share kan angka – angkanya di Sosmed. Tapi sekarang tidak pernahmi saya lihat, orang sekarang biasa – biasa saja karena kita tidak tau apakah kurvanya turun atau tidak”, tuturnya.

Namun, walaupun Pemkot Makassar perpanjang PPKM, dirinya berharap ada pengecualian pada pelaku usaha yang memang dimulai pada malam hari.

“Seperti hiburan malam, penjual terang bulan, rumah makan dan lainnya, itukan memang jualannya dimulai pada malam hari. Apalagi mereka juga punya karyawan yang lumayan banyak yang harus digaji. Kalau bisa, berilah mereka pengecualian”, pintah Nurul.(As)

‘PostBanner’

Comment