by

Soal Pengambilan Kebijakan, Berikut Perbedaan Antara Pj Wali Kota dan Wali Kota Terpilih

Pengamat kebijakan publik, Bastian Lubis.(int)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Pejabat (Pj) Wali Kota dan Wali Kota memang dinilai sangat berbeda dalam memimpin suatu daerah. Termasuk dalam menentukan suatu kebijakan di wilayahnya sendiri.

Pengamat kebijakan publik, Bastian Lubis menyampaikan, antara Pj Wali Kota dan Wali Kota terpilih sangatlah berbeda jauh. Dimana, lanjut dia, Wali Kota yang terpilih memiliki visi – misi dan program yang berdasar kepada masyarakat.

‘FooterBanner’


“Pj Wali Kota kan pejabat birokrasi / ASN yang ditugaskan oleh pemerintah pusat melalui usulan Gubernur untuk mengisi kekosongan yang cukup lama. Dan tentunya dia (Pj Wali Kota) memiliki batasan – batasan sebagai pejabat administrasi pemerintah, walaupun dianggap seperti Wali Kota”, jelas Bastian melalui via telpon. Selasa (16/2/2021).

BACA JUGA:  Sambut Bulan Suci Ramadan, XL Axiata Perkuat Kualitas Jaringan dan Tebar Promo Menarik

Sementara untuk Wali Kota, rektor Universitas Patria Artha Makassar itu juga mengungkapkan, pejabat yang merupakan pilihan rakyat yang memiliki program dan visi – misi yang akan dikerjakan dan pastinya dituangkan dalam RPJMD selama 1 periode.

“Untuk itu, Wali Kota terpilih di suatu wilayah lebih fleksibel dan strategis dalam menjalankan tugas – tugasnya. Sedangkan Pj, dalam menentukan kebijakan sangat terbatas pada surat penugasannya dan lebih bersifat administrasi pemerintah saja”, terang Bastian.

“Dan ingat, jika Wali Kota terpilih, itu mempertanggung jawabkan keuangan kepada rakyat melalui DPRD setempat”, tutupnya.(As)

‘PostBanner’

Comment