by

Dilantik Jadi Wakil Ketua MA, Ini Profil Putra Sengkang yang Dikenal Sebagai Pembela Wartawan

Pengambilan sumpah Andi Samsan Nganro sebagai Wakil Ketua MA

Smartcitymakassar.com – Jakarta. Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyaksikan pengucapan sumpah jabatan Andi Samsan Nganro sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Yudisial, Senin (15/2/2021), di Istana Negara, Jakarta.

Pengangkatan Andi Samsan Nganro sebagai Wakil Ketua MA Bidang Yudisial berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22/P Tahun 2021 tentang Pemberhentian dengan Hormat Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung dan Pengangkatan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial. Keppres tersebut ditetapkan di Jakarta pada tanggal 10 Februari 2021.

‘FooterBanner’


Dalam Keppres yang dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Nanik Purwanti tersebut, Presiden memberhentikan dengan hormat Andi Samsan Nganro dari jabatan Ketua Muda Pengawasan Mahkamah Agung dan terhitung sejak saat pengucapan sumpah dan janji mengangkat yang bersangkutan sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial.

Usai pembacaan Keppres, Andi Samsan Nganro kemudian mengucapkan sumpah jabatan sebagai Wakil Ketua MA Bidang Yudisial.

Menutup rangkaian kegiatan, Presiden Jokowi didampingi Wapres Ma’ruf Amin memberikan ucapan selamat kepada Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial Andi Samsan Nganro yang diikuti dengan foto bersama.

BACA JUGA:  Tipidkor Polda Sulsel Capai Peringkat Pertama Selamatkan Uang Negara

Hadir dalam acara tersebut antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Profil Andi Samsan Nganro

Andi Samsan Nganro lahir di Sengkang, Sulawesi Selatan, 2 Januari 1953,. Ia anak sulung dari tiga bersaudara. Pada masa kecil ia sebenarnya bercita-cita menjadi pegawai pemerintah karena terinspirasi ayahnya yang menjabat kepala desa dengan alasan untuk dapat terus berdekatan dengan rakyat.

Namun, setelah masuk Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin pada 1973 keinginannya menjadi aparat pemerintah akhirnya memudar. Ia menyelesaikan kuliahnya dalam waktu 5 tahun. Akhirnya ia bergabung di lembaga bantuan hukum (LBH) Makassar yang memungkinkan dia bersentuhan langsung dengan dunia peradilan.

Andi Samsan Nganro seorang figur yang dikenal sebagai pembela pers. Ia pernah menjatuhkan putusan mengejutkan, menyatakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) berhak mewakili wartawan melakukan gugatan. Keberpihakannya kepada pers membuatnya mendapat penghargaan Suardi Tasrif Award dari Aliansi Jurnalis Independen pada 2003. Ia menilai wartawan dan hakim mempunyai persamaan prinsipal, bekerja atas dasar kemandirian. (Ip)

‘PostBanner’

Comment