by

Wahab Tahir: Disdik Makassar Harus Koordinasi ke Satgas untuk Lakukan Vaksinasi Kepada Tenaga Pendidik

Ilustrasi belajar tatap muka.(int)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pempov) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengeluarkan surat edaran untuk memperpanjang masa pembelajaran secara online (daring) hingga 1 April 2021 mendatang.

Kebijakan tersebut dilakukan karena penyebaran Covid-19 di Sulsel masih terbilang cukup tinggi, terkhusus di Kota Makassar.

‘FooterBanner’


Namun, di point ke 4 surat edaran yang ditanda tangani oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, menjelaskan “surat edar ini bersifat fleksibel, akan disesuaikan dengan situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 di Sulsel, serta laporan kesiapan kampus dan satuan pendidik untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Diduga, maksud dari point tersebut adalah, pihak tenaga pendidik / kampus bisa memulai belajar tatap muka jika telah siap dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19.

“Kalau saya, tetap belajar online saja, karena penyebaran Covid-19 di Kota Makassar masih sangat tinggi, karena keselamatan dan kesehatan anak didik kita lebih utama”, jelas Ketua Komisi D, DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir saat dikonfirmasi. Rabu (10/2/2021).

BACA JUGA:  ITB Kalla Terapkan Model LGD Sebagai Evaluasi Pembelajaran: Mahasiswa Ketagihan

Bukan hanya itu, legislator partai Golkar Makassar itu menyarangkan agar Dinas Pendidikan Kota Makassar harus terus berkoordinasi dengan tim Satgas Covid-19 Makassar.

“Itu (Disdik) harus berkoordinasi dengan tim Satgas Covid-19, lakukan vaksinasi kepada guru – guru dan lakukan penyemprotan disinfektan sekolah – sekolah”, tegas Wahab.

“Dan untuk para orang tua anak didik, saya harap bisa bersabar di tengah pandemi ini (Covid-19)”, tutupnya.(As)

‘PostBanner’

Comment