by

Hasanuddin Leo Sebut Terminal Daya Perlu Perbaikan Infastruktur: Itu Salah Satu Cara Peningkatan Pelayanan ke Masyarakat

Jajaran Komisi B DPRD Kota Makassar saat berkunjung ke PD Terminal Makassar Metro.(ist)

Smartcitymakassar.com – Makassar. Anggota komisi B, DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo sangat prihatin melihat kondisi terminal Daya, mulai dari perbaikan jalan hingga perbaikan drainase di sekitar tempat yang merupakan salah satu sumber penghasilan Pendapat Asli Daerah (PAD) Kota Makassar itu perlu perbaikan.

“Setelah kami tinjau terminal Daya kemarin, beberapa infrastruktur perlu diperbaiki, seperti drainasenya, jalan atau landasannya disana. Karena ini juga salah satu PD terminal untuk meningkatkan pelayanan ke masyarakat”, jelas Hasanuddin. saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp. Selasa (9/2/2021), setelah berkunjung dari PD Terminal Makassar Metro bersama jajaran komisi B, DPRD Kota Makassar, kemarin.

‘FooterBanner’


Bukan hanya itu, legislator Partai Amanat Nasional (PAN) Makassar itu menyinggung soal pendapat terminal Daya yang dinilai mengalami banyak kebocoran.

Menurutnya, kebocoran pendapat dari terminal ini dikarenakan banyaknya PO ‘Nakal’ yang mengambil dan menurunkan penumpang diluar terminal tersebut.

BACA JUGA:  PP Terbaru Soal Buruh Telah Diteken Presiden, Ini Penjelasan Lengkapnya Soal PKWT dan Alih Daya

“Maka dari itu, Pemkot Makassar harus melakukan langkah taktis untuk mengambil kembali aset ini dari Kalla Inti Karsa (KIK) sesuai MoU, dan sebaiknya PD terminal ini tetap koordinasi dengan penegak Perda”, tegas dia.

Apabila itu terjadi, lanjut Hasanuddin, PD. Terminal bisa membuat permintaan penyertaan modal untuk perbaikan sarana dan prasarana dalam menunjang pelayanan kepada masyarakat dengan tetap melampirkan bussines plan & cashflow Perusahaan.

“Intinya, Dirut PD Terminal harus melakukan langkah konkrit ke arah perbaikan layanan melalui perbaikan infrastruktur dan pengurangan tindak kebocoran melalui penempatan personilnya disetiap PO, dan koordinasi harus intens dengan institusi penegak Perda”, pungkasnya.(As)

‘PostBanner’

Comment